scieee AI-readable full text Open interactive document viewer

Pelatihan Penggunaan AI For Literature Review Untuk Guru di SDN 2 Merauke

Adwin Tista, Muhammad Ghazali Rahman, Hanafi

Full text

2025 Nanggroe : Jurnal Pengabdian Cendikia Vol. 4 No. 7 Pelatihan Penggunaan AI For (Rival Hanip, et., al.) | 13-17 Nanggroe : Jurnal Pengabdian Cendikia Volume 4, Nomor 7, Oktober 2025, Halaman 13-17 Licenced by CC BY-SA 4.0 e-ISSN: 2986-7002 DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.17451584 Pelatihan Penggunaan AI For Literature Review Untuk Guru di SDN 2 Merauke 1Rival Hanip, 2Ferry Irawan 1Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), FKIP, Universitas Musamus Merauke, Indonesia 2Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD), FKIP, Universitas Musamus Merauke, Indonesia Email: irawanferry20[email protected], [email protected] Abstrak Metode PkM yang dilakukan metode pendidikan masyarakat. Metode ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru-guru jenjang pendidikan dasar tentang cara mereview artikel jurnal menggunakan AI. Penyuluhan ini dilalui enam langkah, yaitu: penyuluh melakukan penyuluhan, penyuluhan berisi aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap, penyuluhan diharapkan menunjukan perubahan perilaku serta tindakan nyata dan berpengaruh pada peningkatan kualitas guru-guru jenjang pendidikan dasar. Tahapan yang dilakukan terlihat pada Bagan 1. Hasil kegiatan menunjukan bahwa penggunaan AI merupakan hal yang sangat penting dalam meningkatkan proses pembeljaran dan mampu melatih guru untuk terbiasa dalam menggunakan teknologi yang dibutuhkan dalam mempermudah proses pembelajaran, sehingga peserta a didik sangat tertarik dalam mengikuti proses pembeljaran yang digunakan di kelas dan guru dapat mengkondiiskan pembeljaran dengan menggunakan Teknologi terbarukan. Kata Kunci: Pelatihan, Penggunaan AI, Literature Review, Guru di SDN 2 Merauke Abstract PkM methods conducted community education methods. This method aims to improve the understanding and skills of primary education teachers on how to review journal articles using AI. This coaching goes through six steps, namely: coaching conducts coaching, coaching contains aspects of knowledge, skills, and attitudes, coaching is expected to demonstrate behavior change as well as real action and influence the quality improvement of primary education pipeline teachers. The stages carried out are shown in Chart 1. The results of the activities show that the use of AI is very important in improving the learning process and able to train teachers to be accustomed to using the technology needed in facilitating the learning process, so that the participants and learners in the classroom are very interested in the process of using teachers. conditioning learning by using renewable Technology. Keywords: Training, Use of AI, Literature Review, Teachers in SDN 2 of Merauke Article Info Received date: 15 Oktober 2025 Revised date: 20 Oktober 2025 Accepted date: 23 Oktober 2025 PENDAHULUAN Penggunaan AI dalam era pembelajaran sudah menjadi hal yang memiliki urgensi sangat tinggi, dan hal tersebut dapat kita lihat pada pembeljaran yang mengarhakn guru untuk mampu melakukan review artikel dengan menggunakan teknologi terbarukan. Penyuluhan cara mereview artikel jurnal menggunakan Artificial Intellegence (AI) bagi guru-guru jenjang pendidikan dasar sangat penting untuk dilakukan mengingat semakin maraknya berbagai macam AIdiberbagai bidang, termasuk bidang pendidikan. AIini dipercaya dapat membantu pekerjaan manusia pada beberapa hal. Penggunaan AImerupakan suatu tantangan bagi guru-guru jenjang pendidikan dasar (Irawan et al., 2021) menyatakan bahwa AI sangat berperan dalam pembelajaran. Pembelajaran dengan menggunakan AIakan efektif untuk dilakukan (Irawan et al., 2021) Perkembangan zaman mempunyai orientasi yang sangat jelas terkiat penggunaan teknologi dalam aktivitas belajar-mengajar yang dimulai dari jenajang Sekolah Dasar (SD). Artificial Intelligence (AI) menjadi fokus pembicaraan utama dalam perkembangan teknologi saat ini, digunakan secara luas dalam berbagai aspek kehidupan manusia (Smith et al., 2020) Sebagai ilmu teknis terbaru AI memanfaatkan kemajuan teknologi dalam pengembangan materi dan kemampuan berpikir melalui aplikasi. Kemampuan berpikir tingkat tinggi dari AI dapat memotivasi siswa untuk menganalisis dan memanipulasi informasi dengan lebih dinamis untuk mencegah kebosanan (Hysa, 2014) 2025 Nanggroe : Jurnal Pengabdian Cendikia Vol. 4 No. 7 Pelatihan Penggunaan AI For (Rival Hanip, et., al.) | 13-17 AI sangat efisein dalam proses penggunaan dan penerapan. Kesiapan guru dengan pembelajaran AImemang memerlukan pendampingan dan arahan lanjutan (Roessger et al., 2018). Hal ini tidak bisa dipungkiri karena AImerupakan produk teknologi terbaru. Perlu waktu dan penyesuaian untuk diadaptasi dan diadopsi secara keseluruhan. Pelatihan AIdalam pembelajaran bisa dimulai dengan guru membuat suatu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) (Insa et al., 2016) Bahan-bahan yang bisa digunakan pertama adalah mengumpulkan sumber artikel jurnal sebanyak minimal 15 buah. AI dapat dikombinasikan dengan aplikasi Mendeley Dekstop untuk membantu para guru mengelola artikel tersebut menjadi lebih baik. Model (2024) menyatakan bahwa AI sangat berperan dalam meningkatkan efektifitas dan efisiesi dalam pembelajaran. (Finneran, 2017)menyatakan bahwa sekolah sangat berperan terhadap penggunaan AI ini baik pada guru dan juga siswa. Warga sekolah harus melek teknologi AIsaat ini. Sekolah harus mengoptimalkan sarana dan prasarana untuk AI. Digitalisasi AI akan mengatasi ketimpangan pembelajaran yang terjadi selama ini (Irawan et al., 2021). Dengan demikian, maka penyuluhan cara mereviuw artikel jurnal menggunakan AI ini wajib dilakukan terutama bagi guru-guru jenjang pendidikan dasar. penyuluhan penggunaan teknologi AIharus sering dilakukan. Digitalisasi AI dalam era informasi sangat cepat harus disikapi secara cepat oleh guru-guru jenjang pendidikan dasar. Guru yang tidak siap harus diberi penyuluhan sebagai upaya adaptasi dan adopsi tentang penggunaan AIagar lebih bijaksana saat menggunakannya (Kokshagina et al., 2021) Literasi AI harus terus diberikan secara massif. PkM ini sangat penting untuk diimplementasikan karena AIakan sangat membantu guru-guru jenjang pendidikan dasar saat memimpin pembelajaran di kelas. Masa depan guru-guru dan siswa jenjang pendidikan dasar perlu dijaga dan ditingkatkan secara masif agar mereka tetap bisa mencapai cita-citanya kelak. Tujuan Pkm adalah untuk memberikan penyuluhan cara mereviuw artikel jurnal menggunakan AIbagi guru-guru jenjang pendidikan dasar di SDN 2 Merauke. Berdasarkan uraian yang telah diungkapkan, maka rumusan masalahnya: “Bagaimana Penyuluhan cara mereviuw artikel jurnal menggunakan AIbagi guru-guru jenjang Pendidikan dasar di SDN 2 Merauke yang bertujuan untuk memberikan perubahan cara berpikir dan sikap kelompok masyarakat sasaran sesudah dilakukannya Penyuluhan cara mereviuw artikel jurnal menggunakan AIbagi guru-guru jenjang pendidikan dasar melalui penyuluhan dan pendampingan berkelanjutan juga semakin bertambahnya guru untuk aktif menghadiri pertemuanpertemuan dan penyuluhanpenyuluhan agar mendapat informasi terkini, sehinggah melatih guru untuk semakin terampil dalam mereviuw artikel jurnal menggunakan AIbagi guru-guru jenjang pendidikan dasar di SDN 2 Merauke METODE Metode PkM yang dilakukan metode pendidikan masyarakat. Metode ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru-guru jenjang pendidikan dasar tentang cara mereview artikel jurnal menggunakan AI(Witarsa et al., 2022). Penyuluhan ini dilalui enam langkah, yaitu: penyuluh melakukan penyuluhan, penyuluhan berisi aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap, penyuluhan diharapkan menunjukan perubahan perilaku serta tindakan nyata dan berpengaruh pada peningkatan kualitas guru-guru jenjang pendidikan dasar. Tahapan yang dilakukan terlihat pada Bagan 1. PkM diselenggarakan di SDN 2 pada bulan september 2025 dengan melibatkan merauke guru-guru jenjang pendidikan yang diikuti oleh 12 Guru. Metode pendidikan masyarakat seringkali dilakukan dengan berbagai tema. Metode ini dianggap efektif secara pelaksanaan dan juga capaian. Tidak sedikit guru-guru jenjang pendidikan dasar berkonsultasi secara personal setelah dilakukannya PkM ini. Para penyuluh juga sangat antusias dengan respon para guru-guru jenjang pendidikan dasar yang mereka tidak malu untuk berkonsultasi setelah kegiatan. 2025 Nanggroe : Jurnal Pengabdian Cendikia Vol. 4 No. 7 Pelatihan Penggunaan AI For (Rival Hanip, et., al.) | 13-17 Bagan 1 Langkah-langkah Penyuluhan (Sumber: Witarsa et al., 2021) HASIL DAN PEMBAHASAN Pkm dilakukan dikarenakan mulai maraknya penggunaan AIdalam berbagai bidang kehidupan. Hal ini terjadi juga pada dunia pendidikan, khususnya guru-guru jenjang pendidikan dasar. Penggunaan AIdapat dimanfaatkan guru jenjang pendidikan dasar untuk membantu mereka mereviuw artikel-artikel jurnal yang nantinya dapat digunakan guru sebagai sumber belajar siswa di kelas. Salah satu permasalahan dan solusi dalam meningkatkan kualitas guru saat ini salah satunya adalah penggunaan AIoleh guru-guru jenjang pendidikan dasar (Irawan, 2023) Lutfi et al. (2023) menyatakan bahwa guru harus profesional dalam mengembangkan media. Media-media saat ini yang ada sudah using dan tidak baru, sementara penggunaan AImerupakan sesuatu yang terbarukan. AIdapat membantu guru dalam membuat dan mengembangkan media menjadi jauh lebih baik dan jauh lebih canggih. Kendala guru dalam memanfaatkan IT pada guruguru jenjang pendidikan dasar harus segera diatasi (Sahelatua, L. et al., 2018). Apabila hal tersebut dibiarkan, maka kualitas guru dan siswa SD akan semakin ketinggalan. Pengembangan sumber belajar harus sesuai dan mengikuti perkembangan zaman AI yang mulai marak pada pertengahan tahun 2023 ini harus segera disikapi oleh guru-guru jenjang pendidikan dasar. Melalui A1, pengembangan sumber belajar akan semakin cepat digunakan dan akan berimplikasi terhadap pembelajaran di kelas-kelas jenjang pendidikan dasar (Zahra et al., 2021)sehinggah pelatihan digitalisasi harus semakin dimarakan, mengingat AIsudah mulai meramaikan digitalisasi ini. Beberapa bidang bahkan AIini sudah mulai menggantikan peran manusia (Mahanal & Zubaidah, 2017) Samosir & Awalia (2022) menyatakan bahwa keterampilan guru jenjang pendidikan dasar dalam menggunakan AIharus segera dilakukan mengingat informasi teknologi saat ini sudah mulai diadaptasi oleh guru-guru jenjang pendidikan dasar. Guru-guru jenjang pendidikan dasar saat ini sudah mulai terampil untuk mengintegrasikan pembelajarannya dengan teknologi. Keterampilan ini harus mulai dibarukan dengan A1. Implementasi AIakan sangat menunjang guru-guru dalam menggunakan informasi teknologi di kelas (Tendrita et al., 2017). Penggunaan AIsebagai bagian dari teknologi merupakan inovasi yang harus diadopsi (Aka, K., 2017). Apabila tidak diadopsi, maka guru-guru akan kesulitan bersaing baik dengan guru lain dana tau mencapai level guru yang kompeten. AIsecara bijaksana bisa digunakan dengan tetap memerhatikan unsur humanisasi pada guru dan juga siswa. Yusrizal et al. (2017) menyatakan bahwa kompetensi guru dalam menggunakan teknologi saat ini bisa dilengkapi dengan A1. Sanjaya et al. (2022) menyatakan bahwa pemanfaatan teknologi harus mulai dalam bidang pembelajaran dari 4.0 ke 5.0 melalui A1. Guru-guru jenjang pendidikan dasar yang baru mengenal AItidak boleh diabaikan dikarenakan penggunaan teknologi dalam pembelajaran adalah sesuatu hal yang sudah biasa dan lazim digunakan. Penggunaan AIjuga akan menambah gairah belajar siswa (Fleischman et al., 2010)karena siswa dihadapkan dengan sesuatu yang baru. Mereka akan lebih antusias saat pembelajaran dikombinasikan dengan penggunaan A1 (Goyal et al., 2022) Septikasari & Frasandy, R. (2018) menyatakan bahwa keterampilan 4C menuju abad 22 harus segera dipersiapkan, terutama pada jenjang pendidikan dasar. Pendidikan dasar dengan memanfaatkan AIakan menjadi dasar pijakan yang kokoh bagi siswa dalam melangkah ke Perilaku Membaik Tindakan Nyata Peningkatan Kualitas Guru Penyuluhan Penyuluh 2025 Nanggroe : Jurnal Pengabdian Cendikia Vol. 4 No. 7 Pelatihan Penggunaan AI For (Rival Hanip, et., al.) | 13-17 pendidikan berikutnya. Pelatihan cara mereview artikel ilmiah kolaborasi dengan teknologi merupakan langkah strategis yang bisa dilakukan untuk peningkatan kualitas guru (Fiftinova et al., 2023). Berbagai macam aplikasi AIbisa melengkapi satu dengan lainnya, karena aplikasi AImasih dalam tahap pengembangan (Prasmala et al., 2013) Penulisan artikel menggunakan AIsangat berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kualitas guru (Green, 2019)Semakin banyak guru jenjang pendidikan dasar yang bisa menulis artikel dan publikasi ilmiah (Smith et al., 2020)maka akan meningkatkan peringkat guru yang bersangkutan dan juga berkontribusi dalam meningkatkan level guru di kancah internasional. Percepatan kualitas guru-guru jenjang pendidikan dasar hanya dapat dicapai dengan berbagai inovasi pendidikan yang dilakukan di kelas (Hidayatullah et al., 2023). Penyuluhan cara mereview artikel jurnal menggunakan AI bagi guru-guru jenjang pendidikan dasar berlangsung dengan baik dikarenakan jumlah peserta dibatasi maksimal 20 orang. Penyuluhan cara mereview artikel jurnal menggunakan AIini mempermudah guru-guru jenjang pendidikan dasar saat mereview artikel yang dijadikan sebagai salah satu bahan sumber belajar (Burgoyne et al., 2019) yang akan diberikan pada siswa di kelas. Penyuluhan ini harus terus dilakukan secara berkesinambungan agar kualitas guru-guru jenjang pendidikan dasar dapat terus meningkat terutama dalam mengimplementasikan AIpada tugas kesehariannya. AImerupakan teknologi terbaru yang akan sangat bermanfaat bagi guru-guru jenjang pendidikan dasar apabila mereka paham, tahu, dan terampil dalam menggunakannya (Odegaard et al., 2015) PkM lanjutan bisa dilakukan oleh penyuluh dan periset lanjutan agar bisa mengupayakan riset yang berkaitan dengan implementasi terkait efisiensi dan efektivitas AIbagi guru-guru pada jenjang pendidikan lainnya. SIMPULAN Penggunaan AI merupakan hal yang sangat penting dalam meningkatkan proses pembeljaran dan mampu melatih guru untuk terbiasa dalam menggunakan teknologi yang dibutuhkan dalam mempermudah proses pembelajaran, sehingga peserta a didik sangat tertarik dalam mengikuti proses pembeljaran yang digunakan di kelas dan guru dapat mengkondiiskan pembeljaran dengan menggunakan Teknologi terbarukan. REFERENSI Burgoyne, K., Lervag, A., Malone, S., & Hulme, C. (2019). Speech difficulties at school entry are a significant risk factor for later reading difficulties. Early Childhood Research Quarterly, 49, 40– 48. https://doi.org/10.1016/j.ecresq.2019.06.005 Finneran, M. L. (2017). Improving Scientific Literacy Through Reading Strategies: An Action Research Study. ProQuest Dissertations and Theses, 161. http://search.proquest.com.ezp.lib.unimelb.edu.au/docview/2021797283?accountid=12372 Fleischman, H. L., Hopstock, P. J., Pelczar, M. P., & Shelley, B. E. (2010). Highlights From PISA 2009 : Highlights From PISA 2009 : Context, 1–56. Goyal, M., Gupta, C., & Gupta, V. (2022). A meta-analysis approach to measure the impact of projectbased learning outcome with program attainment on student learning using fuzzy inference systems. Heliyon, 8(8), e10248. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e10248 Green, C. (2019). A multilevel description of textbook linguistic complexity across disciplines: Leveraging NLP to support disciplinary literacy. Linguistics and Education, 53, 100748. https://doi.org/10.1016/j.linged.2019.100748 Hysa, E. (2014). Defining a 21st Century Education: Case Study of Development and Growth Course. Mediterranean Journal of Social Sciences, 3(7), 704–709. https://doi.org/10.5901/mjss.2014.v5n2p41 Insa, L., Gonzalez, J., & Inesta, A. (2016). Discussing employability: Current perspectives and key elements from a bioecological model. Employee Relations, 38(6), 961–974. https://doi.org/10.1108/CDI-08-2016-0135 Irawan, F. (2023). Media pembeljaran Vertiminaponik. In indonesia (Vol. 11, Issue 1). Irawan, F., Zubaidah, S., Sulisetijono, & Astriani, M. (2021). Does Remap-STAD have the potential to promote students’ creative thinking skills. AIP Conference Proceedings, 2330(March). https://doi.org/10.1063/5.0043179 2025 Nanggroe : Jurnal Pengabdian Cendikia Vol. 4 No. 7 Pelatihan Penggunaan AI For (Rival Hanip, et., al.) | 13-17 Kokshagina, O., Rickards, L., Steele, W., & Moraes, O. (2021). Futures literacy for research impact in universities. Futures, 132(February), 102803. https://doi.org/10.1016/j.futures.2021.102803 Mahanal, S., & Zubaidah, S. (2017). Model Pembelajaran Ricosre Yang Berpotensi Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kreatif. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 2(5), 676–685. https://doi.org/10.17977/JPTPP.V2I5.9180 Odegaard, M., Haug, B., Mork, S., & Sorvik, G. O. (2015). Budding Science and Literacy. A Classroom Video Study of the Challenges and Support in an Integrated Inquiry and Literacy Teaching Model. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 167(1877), 274–278. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.12.674 Prasmala, E. R., Zubaidah, S., Mahanal, S., Biologi, P., Pendidikan, P., Pascasarjana, B., & Negeri, U. (2013). PENERAPAN MODEL READING MAP GROUP INVESTIGATION ( GI ) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA SURYA BUANA MALANG Implementation Reading Map Group Investigation ( GI ) to Improve Crical Thinking Skills and . January 2018, 835–839. Roessger, K. M., Daley, B. J., & Hafez, D. A. (2018). Effects of teaching concept mapping using practice, feedback, and relational framing. Learning and Instruction, 54(January), 11–21. https://doi.org/10.1016/j.learninstruc.2018.01.011 Smith, S. A., Foster, M. E., Baffoe-Djan, J. B., Li, Z., & Yu, S. (2020). Unifying the current self, ideal self, attributions, self-authenticity, and intended effort: A partial replication study among Chinese university English learners. System, 95, 102377. https://doi.org/10.1016/j.system.2020.102377 Tendrita, M., Mahanal, S., & Zubaidah, S. (2017). Pembelajaran Reading-Concept-Map Think Pair Share ( Remap Tps ) Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif. 2006, 763–767. Zahra, F., Zubaidah, S., Mahanal, S., & Astriani, M. (2021). The improvement of students’ argumentation skills through Remap-NHT learning model. AIP Conference Proceedings, 2330(March). https://doi.org/10.1063/5.0043291