Penggunaan Aplikasi Wordwall Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Abjad Pada Anak Usia Dini (Penelitian Tindakan Kelas di Kelompok A RA Ar-Raudhah Ujungberung Kota Bandung)
Full text
2025 Madani : Jurnal Ilmiah Multidisipline Vol. 3 No. 9 Penggunaan Aplikasi Wordwall (Trisma Nurul Fauziah, et., al) | 13-27 Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Volume 3, Nomor 9, Oktober 2025, P. 13-27 E-ISSN: 2986-6340 Licenced by CC BY-SA 4.0 DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.17470793 Penggunaan Aplikasi Wordwall Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Abjad Pada Anak Usia Dini (Penelitian Tindakan Kelas di Kelompok A RA Ar-Raudhah Ujungberung Kota Bandung) Trisma Nurul Fauziah, Ida Rosyidah, Zaenal Muftie Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia Email: trismaf[email protected]m, [email protected], zaenal.mu[email protected].id Abstract Based on a preliminary study conducted by researchers in group A RA Ar-Raudhah Jl. Neglasari I No. 10 with seven students, the background is the ability to recognize letters of the alphabet in early childhood that has not developed. This problem arises because the media provided by the teacher is not varied enough in introducing letters of the alphabet to children. This study aims to determine: (1) The ability to recognize letters of the alphabet in Group A RA Ar-Raudhah before using the wordwall application (2) How to use the wordwall application to improve the ability to recognize letters of the alphabet in Group A RA Ar-Raudhah in each cycle, and (3) How the ability to recognize letters of the alphabet in Group A RA Ar-Raudhah after using the wordwall application throughout the cycle. The method used in this study is quantitative and qualitative research, also known as a mixed approach. A mixed approach involves collecting quantitative and qualitative data, combining the two forms of data, and using different designs, incorporating philosophical assumptions and theoretical frameworks. The research subjects were seven children from Group A of RA Ar-Raudhah. Data collection techniques used included observation, performance, and documentation. Based on the calculation of the results of pre-cycle observations, the ability to recognize letters of the alphabet in early childhood gets an average of 50 with the criteria of not yet developed. The process of using the wordwall application can be seen from the teacher's activities in cycle I obtained an average of 84% with a very good category, and cycle II obtained an average of 93% with a very good category. While the child's activities in cycle I obtained an average value of 57% with a less category, and cycle II obtained an average value of 64% with a sufficient category. The results of the calculation of the performance sheet regarding the ability to recognize letters of the alphabet in children of group A RA Ar-Raudhah in cycle I the first and second actions got an average value of 69 with a sufficient category, for cycle II the first and second actions got an average value of 85 with a very good category. Keywords: use of wordwalls, early childhood, letter recognition skills Abstrak Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di kelompok A RA Ar-Raudhah Jl.Neglasari I No 10 dengan jumlah siswa tujuh orang, di latarbelakangi oleh kemampuan mengenal huruf abjad pada anak usia dini yang belum berkembang. Permasalahan tersebut muncul karena media yang diberikan oleh guru kurang bervariasi dalam mengenalkan huruf abjad terhadapat anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Kemampuan mengenal huruf abjad di Kelompok A RA Ar-Raudhah sebelum menggunakan aplikasi wordwall (2) Bagaimana penggunaan aplikasi wordwall untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf abjad di kelompok A RA Ar-Raudhah setiap siklus, dan (3) Bagaimana kemampuan mengenal huruf abjad di kelompok A RA ArRaudhah setelah penggunaan aplikasi wordwall seluruh siklus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan kualitatif atau disebut dengan pendekatan campuran. Pendekatan canpuran yaitu pendekatan penelitian yang melibatkan pengumpulan data kuantitatif serta kualitatif, penggabungan dua bentuk data, dan penggunaan rancangan yang berbeda, yang melibatkan asumsi-asumsi filosofis dan kerangka kerja teoritis. Objek penelitiannya anak-anak Kelompok A RA Ar-Raudhah yang berjumlah tujuh orang. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, unjuk kerja, dan dokumentasi. Berdasarkan perhitungan hasil observasi pra siklus bahwa kemampuan menngenal huruf abjad pada anak usia dini mendapatkan rata-rata 50 dengan kriteria belum berkembang. Proses penggunaan aplikasi wordwall dapat dilihat dari aktivitas guru dalam siklus I diperoleh rata-rata sebesar 84% dengan kategori sangat baik, daan siklus II diperoleh rata-rata sebesar 93% dengan kategori sangat baii. Sedangkan aktivitas anak pada siklus I didapatkan nilai rata-rata sebesar 57% dengan kategori kurang, dan siklus II didapatkan nilai rata-rata 64% dengan kategori cukup. Hasil perhitungan lembar unjuk kerja mengenai kemampuan mengenal huruf abjad pada anak kelompok A RA Ar-Raudhah pada siklus I tindakan pertama dan kedua mendapatkan nilai rata-rata 69 dengan kategori
2025 Madani : Jurnal Ilmiah Multidisipline Vol. 3 No. 9 Penggunaan Aplikasi Wordwall (Trisma Nurul Fauziah, et., al) | 13-27 cukup, untuk siklus II tindakan pertama dan kedua mendapatkan nilai rata-rata sebesar 85 dengan kategori sangat baik. Kata Kunci: penggunaan wordwalls, Anak Usia Dini, kemampuan mengenal huruf abjad Article Info Received date: 15 Oktober 2025 Revised date: 20 Oktober 2025 Accepted date: 28 Oktober 2025 PENDAHULUAN Pendidikan merupakan salah satu faktor utama dalam kehidupan, dengan adanya Pendidikan kita dapat menambah pengetahuan, wawasan, serta dapat membantu individu yang lainnya untuk mengembangkan sikap dan keterampilan melalui Pendidikan terutama pada anak usia dini. Pendidikan dapat berkembang secara optimal dan sesuai dengan harapan yang dimuai pada usia dini. Tanpa mengetahui batasan usia mulai dari orang tua, keluarga, dan serta lingkungan sekitarnya. Pendapat yang dijelaskan oleh Muhibbin Syah menekankan bahwa Pendidikan dapat berkembang secara optimal apabila dimulai dari usia dini, maka dari itu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi terbaik untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki oleh anak usia dini (Muhibbin Syah, 2010). Hal ini membuat pendidikan berperan sangat penting untuk menumbuhkembangkan potensi-potensi yang dimiliki anak dari sejak dini untuk menjadi generasi yang gemilang baik secara jasmani, ataupun rohaninya. Maka peranan pendidikan pada anak usia dini sangat penting dalam mengingkatkan kualitas masyarakat. Pendidikan Anak Usia Dini merupakan upaya pembinaan yang dilakukan mulai sejak lahir sampai usia enam tahun dengan pemberian rangsangan Pendidikan untuk membantu dan meningkatkan kemmapuan pada anak, agar memiliki kesiapan lebih lanjut dalam menghadapi Pendidikan jenjang Pendidikan selanjutnya. Anak merupakan manusia kecil yang memiliki potensi yang harus dikembangkan. Anak memiliki karakteristik tertentu yang tidak sama dengan orang dewasa dan memiliki pola perkembangan dan kebutuhan tertentu (Hartati, 2005). Proses pembelajaran yang dilaksanakan di PAUD harus dirancang sedemikian rupa agar anak anak merasa nyaman dan senang ketika belajar, selain itu kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan enam aspek perkembangan anak usia dini Perkembangan Agama dan Moral, Perkembangan Sosial Emosional, Perkembangan Fisik Motorik, Perkembangan Seni, Perkembangan Kognitif, Serta Perkembangan Bahasa). Pada usia tujuh tahun tepatnya ketika memasuki usia Sekolah Dasar, anakanak sudah dituntut untuk bisa membaca dengan lancar. Dengan begitu, ketika mereka berada di RA harus sudah bisa membaca dengan lancar. Tentunya ini bukan hal yang mudah bagi anak usia empat sampai enam tahun, yang seharusnya mereka belajar sambal bermain tanpa adanya tuntutan harus bisa membaca di usia tersebut. Sebelum mereka bisa membaca, tetntunya pendidik harus mengenalkan terlebih dahulu huruf abjad dari A-Z dengan pengucapan yang benar. Khususnya anak usia empat sampai lima tahun dapat mengembangkan kosakata secara mengagumkan. Anak tersebut dapat memperkaya kosakatanya melalui pengulangan. Mereka sering mengulangi kosa kata yang baru dan unik sekalipun mungkin belum memahami artinya, anak usia empat sampai lima tahun rata-rata dapat menggunakan 900 sampai 1000 kosa kata. Menurut Hurlock, (Azlin, dkk., 2018) anak anak menggunakan empat sampai lima kata dalam satu kalimat yang berbentuk kalimat negatif, tanya dan perintah. Untuk mengenalkan simbol huruf abjad A-Z biasanya pendidik menggunakan media kartu huruf, atau membuat hiasan huruf abjad yang ditempel pada dinding kelas. Metode seperti ini sudah banyak digunakan di RA termasuk RA Ar-Raudhah, metode yang digunakan seperti ini kurang inovatif dalam pembelajaran. Berdasarkan studi pendahuluan penelitian yang dilakukan dikelompok A RA ArRaudhah yang berada di Jl.Neglasari I Ujung berung Kota Bandung yang sudah berdiri sejak tahun 2016 dengan Kepala Sekolah Ibu Yanti Mujtahidah, S.Pd.I dan guru kelas kelompok A yaitu Ibu Khusniawati S.Ag dengan jumlah siswa siswinya tujuh orang, dapat dikemukan beberapa gejala yang melatarbelakangi penelitian ini yaitu tingkat kemampuan anak anak dalam mengenal huruf abjad A-Z berada pada poin 50 (belum berkembang). Hal ini disebabkan oleh penggunaan metode klasikal dimana guru hanya memperlihatkan hiasan hurud abjad A-Z yang terdapat pada dinding kelas. Salah satu metode lain yang dapat diaplikasikan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf abjad A-Z yaitu dengan penggunaan aplikasi Wordwall . Menurut pendapat Wagsaff (Zulkifli,dkk,.2019) wordwall adalah sebuah media pembelajaran yang harus digunakan bukan hanya ditampilkan atau dilihat, media ini dapat didesain untuk
2025 Madani : Jurnal Ilmiah Multidisipline Vol. 3 No. 9 Penggunaan Aplikasi Wordwall (Trisma Nurul Fauziah, et., al) | 13-27 meningkatkan kegiatan kelompok belajar dan juga dapat melibatkan siswa dalam pembuatannya secara aktif. Adapun kelebihan media wordwall menurut Wagsaff ada beberapa kelebihan antara lain : 1. Media bersifat fleksibel dapat digunakan untuk berbagai tingkatan pada siswa 2. Menarik dan tidak monoton 3. Bersifat kreatif dan mampu meningkatkan minat siswa dalam belajar kosakata, selain itu metode wordwall game quis membantu perkembangan anak antara lain scientific literacy dan pemahaman proses-proses ilmiah, pengetahuan vocabulary, pemahaman kritis dan bersikap positif. Pendapat ini dikemukakan oleh Handarini (Agung,2020) Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti melakukan penelitian yang berkaitan dengan, ‘’Penggunaan aplikasi Wordwall untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf abjad di kelompok A RA Ar-Raudhah Ujungberung Kota Bandung’’ METODE PENELITIAN Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan kualitatif atau disebut dengan cmpuran atau mixed method. Creswell (Faza,2019) berpendapat bahwa penelitian campuran yaitu pendektan penelitian yang melibatkan pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif, penggabungan dua bentuk data, dan penggunaan rancangan berbeda, yang melibatkan asumsi-asumsi filosofis dan kerangka kerja teoritis. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Sugiyono metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian tindakan,Stephen Kemmis dari Universitas Deakin dan Wilf Carr dari Universitas Cillge of North Wales tahun 1986, dalam penelitian tindakan kelas ada empat komponen pokok yang harus diperhatikan dan dilaksanakan. Menurut Kemmis dan Mc Taggart (Faza,2019) penelitian tindakan kelas dilaksanakan melalui beberapa proses yaitu penyusunan rencana, tindakan, pbservasi, dan refleksi. Keempat komponen tersebut dilaksanakan dalam rangkaian dengan beberapa siklus (Kunandar,2011). Penelitian ini dilakukan di RA Ar-Raudhah di Jln.Neglasari I Ujungebrung Kota Bandung. Penelitian ini dilakukan dikelompok A RA Ar-Raudhah Ujungberung Kota Bandung pada semester I dibulan September tahun 2022. Teknik pengumpulan data penelitian yang digunakan peneliti adalah sebagai berikut 1. Observasi Teknik pengambilan informasi dalam penelitian melalui pengamatan dan pencatatan secara sistematis mengenai objek yang akan diteliti. Pengumpulan data dalam observasi dapat menggunakan catatan informal, daftar cek, skala penilaian, dan pencatatan dengan alat (Sugiyono 2010:32). 2. Unjuk kerja Penilaian unjuk kerja bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai kemampuan anak mengenal mengenal huruf melalui aplikasi wordwall yang diperoleh datanya dari prasiklus sampai akhir siklus, perlu diketahui bahwa penilaian unjuk kerja merupakan penilaian terhadap aktivitas guru serta anak yang diamati seperti membaca, menari, dan sebagainya. 3. Dokumentasi Dokumentasi merupakan hal yang penting untuk menjadi bukti bahwa peneliti telah melakukan kegiatannya dengan baik dan benar. Untuk itu, dokumentasi yang dilakukan peneliti pada kurikulum, Rpph, penggunaan media pembelajara, proses aktivitas pembelajaran guru dan anak, serta hasil kegiatan anak. Teknik analisis data penelitian 1. Menghitung kemampuan mengenal huruf pada anak Tabel 1 Skor penilaian kemampuan mengenal huruf Kriteria Skor Belum berkembang (BB) 1 Mulai berkembang (MB) 2 Berkembang sesuai harapan (BSH) 3 Berkembang sangat baik (BSB)1 4 Kemampuan mengenal huruf anak = jumlah skor siswa jumlah skor maksimal x 100
2025 Madani : Jurnal Ilmiah Multidisipline Vol. 3 No. 9 Penggunaan Aplikasi Wordwall (Trisma Nurul Fauziah, et., al) | 13-27 Setelah dihitung maka dilanjutkan dengan perhitungan nilai rata-ratanya dengan rumus sebagai berikut : X = ∑𝑋 𝑁 X = Nilai rata-rata ∑𝑁 = jumlah nilai seluruh anak N = Jumlah anak Setelah diperoleh nilai dari setiap anak, kemudian interpretasikan pada skala kualifkasi sebagai berikut. Tabel 2 Skala Kualifikasi No Skor nilai Kriteria 1 80-100 Sangat baik 2 70-79 Baik 3 60-69 Cukup 4 50-59 Kurang 5 0-49 Gagal (Muhibbin Syah, 2002;223) 2. Analisis data observasi aktivitas guru dan anak Data yang diperoleh dari lembar observasi pada penilaian ini dianalisis untuk mengetahui skor aktivitas guru dan anak selama proses pembelajaran. NP = 𝑅 𝑆𝑀 X 100% (Hayati,2013) NP = Nilai presentase aktivitas guru dan anak R = Banyaknya aktivitas guru dan anak yang muncul SM = Jumlah aktivitas keseluruhan 100 = Bilangan tetap Setelah siperoleh nilai dari setiap anak dan guru, kemudian interpretasikan pada skala kualifikasi sebagai berikut : Tabel 3 Skala Kualifikasi Tingkat penguasaan No Tingkat penguasaan Predikat 1 86-100% Sangat baik 2 76-85% Baik 3 60-75% Cukup 4 55-59% Kurang 5 0-54% Gagal (Purwanto,2016) HASIL DAN PEMBAHASAN Kemampuan Mengenal Huruf Abjad di kelompok A RA Ar-Raudhah Ujungberung Sebelum Menggunakan Aplikasi Wordwall. Tahap ini merupakan tahap awal bagi peneliti untuk mengetahui kondisi awal kemampuan mengenal huruf abjad. Berdasarkan izin yang telah didapatkan dari pembimbing skripsi, kepala sekolah dan guru kelompok A RA Ar-Raudhah , maka peneliti melakukan observasi selama satu hari yang dilaksanakan pada hari rabu 07 September 2022 dari mulai kegiatan awal, inti, hingga kegiatan penutup. Berdasarkan hasil pengamatan mengenai kemampuan mengenal huruf abjad dikelompok A RA ArRaudhah Ujungberung yang dilihat pada tabel dibawah ini. Tabel 4 Hasil observasi kemampuan mengenal huruf abjad dikelompok A RA Ar-Raudhah pada Pra Siklus No Nama Indikator Skor Nilai 1 2 3 4 5 6 7 1 Zain 2 1 2 2 2 2 2 13 46 2 Shabira 2 2 2 2 2 2 2 14 50 3 Nafisa 2 2 2 3 3 2 2 16 57
2025 Madani : Jurnal Ilmiah Multidisipline Vol. 3 No. 9 Penggunaan Aplikasi Wordwall (Trisma Nurul Fauziah, et., al) | 13-27 4 Arkan 2 2 2 2 2 2 2 14 50 5 Quthbie 2 2 3 2 2 2 2 15 53 6 Arsyil 2 1 2 2 2 2 2 13 46 7 Gathan 2 2 2 2 2 2 2 14 50 Total 99 352 Keterangan : Belum berkembang (BB) : 1 Berkembang sesuai harapan (BSH) : 3 Mulai berkembang (MB) : 2 Berkembang sangat baik (BSB) : 4 Jumlah skor maksimal pada tujuh item yaitu 7x4=28 Disebelah kolom skor ada satu kolom yang harus diisi yaitu kolom nilai, maka untuk mendapatkan nilai kita harus menggunakan rumus ebagai berikut : Kemampuan mengenal huruf anak = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑠𝑖𝑠𝑤𝑎 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 x 100 Nilai untuk zain = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑠𝑖𝑠𝑤𝑎 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 x 100 = 13 18 x 100 = 46 Nilai untuk shabira = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑠𝑖𝑠𝑤𝑎 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 x 100 = 14 18 x 100 = 50 Nilai untuk nafisa = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑠𝑖𝑠𝑤𝑎 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 x 100 = 16 18 x 100 = 57,14 dibulatkan menjadi 57 Nilai untuk arkan = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑠𝑖𝑠𝑤𝑎 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 x 100 = 14 18 x 100 = 50 Nilai untuk Quthbie = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑠𝑖𝑠𝑤𝑎 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 x 100 = 15 18 x 100 = 53 Nilai untuk arsyil = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑠𝑖𝑠𝑤𝑎 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 x 100 = 13 28 x 100 = 46 Nilai untuk Gathan = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑠𝑖𝑠𝑤𝑎 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 x 100 = 14 18 x 100 = 50 Maka hasilnya adalah 𝑋 = ∑𝑋 𝑁 = 352 7 = 50 Dari perhitungan hasil rata-rata anak dalam kemampuan mengenal huruf abjad mendapatkan nilai 50. Jika kita lihat pada tabel skala kualifikasi yang ada pada Bab III berada pada kriteria belum berkembang. Berikut adalah rekapitulasi hasil kemampuan mengenal huruf abjad pada pra siklus. Tabel 5 Rekapitulasi hasil Observasi kemampuan Mengenal Huruf Abjad pada Pra siklus Predikat Skala kualifikasi Jumlah anak
2025 Madani : Jurnal Ilmiah Multidisipline Vol. 3 No. 9 Penggunaan Aplikasi Wordwall (Trisma Nurul Fauziah, et., al) | 13-27 Sangat baik 80-100 0 Baik 70-79 0 Cukup 60-69 0 Kurang 50-59 5 Gagal 0-49 2 Jumlah anak 7 Nilai rata-rata anak 50 (Muhibins Syah, 2003:223) Berdasarkan tabel 5 diatas dapat disimpulkan bahwa kemampuan mengenal huruf abjad dikelompok A terbilang belum berkembang, hal ini terlihat dari jumlah predikat pada anak yaitu dua orang anak predikat gagal, lima orang anak predikat kurang. Selain itu tidak ada anak yang mendapatkan predikat baik maupun sangat baik sehingga predikat tersebut berjumlah nol. Proses Penggunaan Aplikasi Wordwall untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Abjad di Kelompok A RA Ar-Raudhah Ujungberung setiap siklus. SIKLUS I Siklus I digunakan dengan tindakan, tindakan pertama dilaksanakan pada hari Jumat 16 September 2022 dan tindakan kedua dilaksanakan pada hari Selasa 20 September 2022. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaa, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Aktivitas Guru siklus I tindakan Pertama Hasil observasi selama penggunaan aplikasi wordwall untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf abjad terdapat 15 aspek yang diobservasi. Hasil observasi dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Tabel 6 Lembar observasi Aktivitas Guru Siklus I tindakan pertama No Aktivitas Guru Penilaian Ya Tidak A. Kegiatan Awal 1 Guru menyambut kedatangan anak-anak disekolah dengan mengucapkan salam ✓ 2 Guru membimbing anak untuk melaksanakan pembiasaan membaca ✓ 3 Guru mengkondisikan anak untuk baris ✓ 4 Guru membimbing anak untuk membaca doa dan surat pendek ✓ 5 Guru mengabsen kehadiran anak-anak ✓ 6 Guru menanyakan kabar anak-anak ✓ 7 Guru menjelaskan tema pembelajaran tentang keluarga sakinah ✓ 8 Guru melakukan tanya jawab mengenai keluarga sakinah ✓ B. Kegiatan Inti 9 Guru menjelaskan aturan bermain permainan pada aplikasi wordwall ✓ 10 Guru meminta anak untuk menyanyikan lagu huruf abjad ✓ 11 Guru meminta anak-anak untuk maju kedepan secara satu persatu untuk menggunakan aplikasi wordwall ✓ 12 Guru meminta anak-anak untuk menebak suara apa yang diperagakan oleh ibu guru ✓ 13 Guru menjelaskan cara menulis huruf abjad (a b c d e ) dipapan tulis ✓
2025 Madani : Jurnal Ilmiah Multidisipline Vol. 3 No. 9 Penggunaan Aplikasi Wordwall (Trisma Nurul Fauziah, et., al) | 13-27 14 Guru meminta anak-anak untuk menulis huruf abjad yang ada dibuku tulis masing-masing ✓ 15 Guru meminta anak-anak untuk membuat coretan bebas dibuku gambar ✓ C. Kegiatan Penutup 16 Guru memberikan intruksi kepada anak-anak untuk mencuci tangan atau menggunakan handsinitizer sebelum makan ✓ 17 Guru membimbing anak berdoa sebelum dan sesudah makan ✓ 18 Guru mengawasi anak-anak ketika makan ✓ 19 Guru melakukan kegiatan evaluasi (bertanya seputar pembelajaran yang telah dilaksanakan dan menanyakan perasaan anak-anak pada hari ini) ✓ 20 Guru menginformasikan kegiatan yang akan dilaksanakan dihari selanjutnya ✓ 21 Guru membimbing anak untuk bernyanyi serta berdoa sebelum pulang ✓ 22 Guru mengantarkan anak sampai halaman sekolah ✓ Total 17 5 Persentase 77% 23% Menghitung nilai aktivitas guru dengan rumus sebagai berikut : NP= 𝑅 𝑆𝑀 x 100 % (Hayati,2013) NP : Nilai persentase aktivitas guru dan anak R : Banyaknya aktivitas guru dan anak yang muncul SM : Jumlah aktivitas keseluruhan 100 : Bilangan tetap Sehingga hasilnya adalah : NP = 𝑅 𝑆𝑀 x 100 % = 17 22 x 100 % = 77% Tabel diatas menyajikan hasil observasi aktivitas Guru selama tindakan satu yang berada pada siklus I dengan 22 aspek penilaian. Dari hasil observasi I tindakan pertama Tingkat persentasi yang dihasilkan ialah 77% dengan kategori baik dari 22 aspek penilaian ada lima aspek yang belum terlaksana. Aktivitas Guru siklus I Tindakan Kedua Tabel 7 Lembar Observasi Aktivitas Guru Siklus I Tindakan Kedua No Aktivitas Guru Penilaian Ya Tidak A. Kegiatan Awal 1 Guru menyambut kedatangan anak-anak disekolah dengan mengucapkan salam ✓ 2 Guru membimbing anak untuk melaksanakan pembiasaan membaca ✓ 3 Guru mengkondisikan anak untuk baris ✓ 4 Guru membimbing anak untuk membaca doa dan surat pendek ✓ 5 Guru mengabsen kehadiran anak-anak ✓ 6 Guru menanyakan kabar anak-anak ✓
2025 Madani : Jurnal Ilmiah Multidisipline Vol. 3 No. 9 Penggunaan Aplikasi Wordwall (Trisma Nurul Fauziah, et., al) | 13-27 7 Guru menjelaskan tema pembelajaran tentang keluarga Sakinah ✓ 8 Guru melakukan tanya jawab mengenai keluarga Sakinah ✓ B. Kegiatan Inti 9 Guru menjelaskan aturan bermain permainan pada aplikasi wordwall ✓ 10 Guru meminta anak untuk menyanyikan lagu huruf abjad ✓ 11 Guru meminta anak-anak untuk maju kedepan secara satu persatu untuk menggunakan aplikasi wordwall ✓ 12 Guru meminta anak-anak untuk menebak suara apa yang diperagakan oleh ibu guru ✓ 13 Guru menjelaskan cara menulis huruf abjad (a b c d e ) dipapan tulis ✓ 14 Guru meminta anak-anak untuk menulis huruf abjad yang ada dibuku tulis masingmasing ✓ 15 Guru meminta anak-anak untuk membuat coretan bebas dibuku gambar ✓ C. Kegiatan Penutup 16 Guru memberikan intruksi kepada anak-anak untuk mencuci tangan atau menggunakan handsinitizer sebelum makan ✓ 17 Guru membimbing anak berdoa sebelum dan sesudah makan ✓ 18 Guru mengawasi anak-anak ketika makan ✓ 19 Guru melakukan kegiatan evaluasi (bertanya seputar pembelajaran yang telah dilaksanakan dan menanyakan perasaan anak-anak pada hari ini) ✓ 20 Guru menginformasikan kegiatan yang akan dilaksanakan dihari selanjutnya ✓ 21 Guru membimbing anak untuk bernyanyi serta berdoa sebelum pulang ✓ 22 Guru mengantarkan anak sampai halaman sekolah ✓ Total 20 2 Persentase 91% 8% Menghitung nilai aktivitas guru dengan rumus sebagai berikut : NP= 𝑅 𝑆𝑀 x 100 % = 20 22 x 100 % = 91% Tabel di atas menyajikan hasil observasi aktivitas Guru selama tindakan kedua yang berada pada siklus I dengan 22 aspek penilaian. Dari hasil observasi tindakan kedua Tingkat presentasi yang dihasilkan ialas 91% dengan kategori sangat baik, dari 22 aspek ada dua penilaian yang belum terlaksana. Berdasarkan hasil observasi aktivitas Guru siklus I tindakan pertama dan kedua diperoleh rata-rata sebagai berikut : Tabel 8 Rata-rata hasil observasi aktivitas guru pada siklus I No Tindakan Hasil observasi 1 Tindakan pertama 77%
2025 Madani : Jurnal Ilmiah Multidisipline Vol. 3 No. 9 Penggunaan Aplikasi Wordwall (Trisma Nurul Fauziah, et., al) | 13-27 2 Tindakan kedua 91% Total 84% Berdasarkan hasil perhitungan rata-rata diatas mengenai aktivitas guru didapatkan hasil 84% dengan kategori baik dan dapat dikatakan berhasil. Dari hasil tersebut pembelajaran dilanjutkan pada siklus II agar aktivitas guru semakin meningkat, Aktivitas Anak pada Siklus I Tindakan Pertama dan kedua Hasil observasi aktivitas anak selama kegiatan penggunaan aplikasi wordwall untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf abjad, terdapat 19 aspek yang menjadi penilaian. Hasil observasi aktivitas anak dapat dilihat pada tabel : Tabel 9 Aktivitas Anak pada Tindakan Pertama Siklus I No Nama Skor/nilai Persentase 1 Zain 14 74% 2 Shabira 13 68% 3 Nafisa 17 89% 4 Arkan 14 74% 5 Quthbie 16 84% 6 Arsyil 15 79% 7 Gathan 15 79% Jumlah nilai persentase 547 Nilai rata-rata persentase 55% Berdasarkan tabel diatas, diperoleh hasil rata-rata sebesar 55% dengan kualifakasi belum berkembang. Aktivitas Anak pada Siklus I Tindakan Kedua Tabel 10 Aktivitas Anak pada Tindakan Kedua Siklus I No Nama Skor/nilai Persentase 1 Zain 16 84% 2 Shabira 16 84% 3 Nafisa 17 89% 4 Arkan 16 84% 5 Quthbie 17 89% 6 Arsyil 17 89% 7 Gathan 16 84% Jumlah nilai persentase 603 Nilai rata-rata persentase 60% Berdasarkan tabel diatas, diperoleh hasil rata-rata sebesar 60% dengan kualifikasi cukup. Dibawah ini merupakan hasil rekapitulasi pada aktivitas anak berdasarkan jumlah anak yang memainkan aplikasi wordwall untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf abjad. Berdasarkan hasil observasi aktivitas anak pada siklus I tindakan pertama dan kedua diperoleh rata-rata sebagai berikut : Tabel 11 Rata-rata Hasil Observasi Aktivitas Anak Pada Siklus I No Tindakan Hasil observasi 1 Tindakan pertama 55% 2 Tindakan kedua 60% Total 57% Berdasarkan hasil perhitungan rata-rata diatas mengenai aktivitas anak didapatkan dengan hasil 57% dengan kategori kurang atau belum berkembang dan dari hasil tersebut pembelajaran dilanjutkan pada siklus II agar aktivitas anak semakin meningkat.
2025 Madani : Jurnal Ilmiah Multidisipline Vol. 3 No. 9 Penggunaan Aplikasi Wordwall (Trisma Nurul Fauziah, et., al) | 13-27 wordwall pada siklus II tindakan kedua diperoleh hasil 86 kategori sangat baik dengan tujuh orang anak kategori sangat baik. Adapun rata-rata pencapaian kemampuan mengenal huruf abjad pada siklus II terdapat pada tabel dibawah ini . Tabel 25 Rata-rata Pencapaian Kemampuan Mengenal Huruf Abjad pada Siklus II Tindakan Pertama dan Tindakan Kedua No Tindakan Hasil Observasi 1 Tindakan pertama 84 2 Tindakan kedua 86 Rata-rata 85 Dari tabel diatas diperoleh rata-rata pencapaian anak pada siklus II sebesar 85. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan oleh peneliti selama siklus I dan siklus II menunjukkan bahwa kemampuan mengenal huruf abjad mengalami peningkatan pada siklus II, berikut rekapitulasi kemampuan mengenal huruf abjad dalam setiap siklus. Tabel 26 Rekapitulasi Hasil Observasi Setiap Siklus Jenis Data Pra siklus Siklus I Siklus II Nilai rata-rata anak 50 Tindakan pertama Tindakan kedua Tindakan pertama Tindakan kedua 63 76 84 86 Nilai rata-rata anak pada setiap siklus 69 Kategori cukup 85 Kategori sangat baik Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa kemampuan mengenal huruf abjad pada anak kelompok A RA Ar-Raudhah Ujungberung Kota Bandung mengalami peningkatan setelah menggunakan aplikasi wordwall pada pembelajaran dikelompok A. SIMPULAN Berdasarkan hasil analisis data mengenai penggunaan aplikasi wordwall untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf abjad pada anak dikelompok A RA Ar-Raudhah Ujungberung Kota Bandung dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Berdasarkan perhitungan hasil observasi pra siklus pada kemampuan anak dalam mengenal huruf abjad mendapatkan nilai rata-rata 50 dengan kategori belum berkembang sesuai dengan skala kualifikasi yang ada pada bab III. 2. Berdasarkan proses penggunaan aplikasi wordwall dapat dilihat dari aktivitas guru dalam siklus I 84% dengan kategori sangat baik. Untuk siklus II diperoleh rata-rata 93% dengan kategori sangat baik. Untuk hasil aktivitas anak pada siklus I diperoleh rata-rata 57% dengan kategori belum berkembang. Sedangkan untuk siklus II diperoleh rata-rata 64% dengan kategori cukup. 3. Berdasarkan hasil perhitungan pada lembar unjuk kerja mengenai kemampuan mengenal huruf abjad pada anak kelompok A RA Ar-Raudhah pada siklus I memperoleh rata-rata 69 dengan kategori cukup. Sedangkan pada siklus II mendapatkan hasil rata-rata 85 dengan kategori sangat baik. REFERENSI Anindyajati, Y. &. (2017). The effectiveness of using wordwall media to increas science-based vocabulary of students with hearing impairment. European journal of special education research, 14-23. Azlin. (2918). Studi tentang kemampuan berbicara anak usia 4-5 tahun di TK Pertiwi Dwp Setda Provinsi . Jurnal Riau : Universitas Lancang kuning. Fadhillah, M. (2012). Desain pembelajaran PAUD. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media. Fanny. (2020). Efektivitas penggunaan aplikasi wordwall dalam pembelajaran daring (Online) matematika pada materi bilangan cacah dikelas I MIN 2 . Kota Tanggerang: Uin Syarif Hidayatulloh. Faza. (2019). Upaya meningkatkan kemampuan membaca anak usia dini melalui penggunaan metode cantol roudhoh. UIN SGD BDG. Heri, S. (2019). Buku Media dan Sumber Belajar Anak Usia Dini. Bandung: CAI-Self Publishing.
2025 Madani : Jurnal Ilmiah Multidisipline Vol. 3 No. 9 Penggunaan Aplikasi Wordwall (Trisma Nurul Fauziah, et., al) | 13-27 Juniarti. (2020). Meningkatkan kemampuan mengenal huruf melalui media kartu abjad pada anak kelompok B di TK Tunas Baru Tombang kecamatan Wakenrang Kabupaten Luwu. Skripsi. Palopo: IAIN PALOPO. Komang. (2021). MENINGKATKAN KOSA KATA ANAK MELALUI MEDIA WORDWALL. Pendidikan Anak Usia Dini Undiskha. Nadia. (2022). Penggunaan Aplikasi Wordwall untuk meningkatkan hasil belajar matematika selama pandemic covid-19. Jurnal Universitas Muhammadiyah Surabaya. Nashih. (2021). Prinsip-Prinsip dasar pendidikan anak usia dini. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Nida. (2019). Upaya meningkatkan kemampuan hafalan nama-nama surat Alquran pada anak melalui media gambar dua dimensi. Skripsi. Bandung: Uin Sgd Bdg.