The Influence of the Technology Acceptance Model (TAM) on the Intention to Use E-Commerce Accounting Information Systems in the TikTok Shop Application (A Case Study of STIE GICI Pondok Gede Students
Full text
2025 Nanggroe : Jurnal Pengabdian Cendikia Vol. 4 No. 6 Pelaksanaan KKN Terintegrasi (Iqbal, et., al.) | 33-43 Nanggroe : Jurnal Pengabdian Cendikia Volume 4, Nomor 6, September 2025, Halaman 33-43 Licenced by CC BY-SA 4.0 e-ISSN: 2986-7002 DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.17150150 Pelaksanaan KKN Terintegrasi PPL KE-02 Mahasiswa UIN Alauddin Makassar di Kota Bandung Muhammad Iqbal, Nurul Imraatu Shalihah, Yeyen Aslinda, Fathan Muharram, Sitti Nurannisa Arman, Achmed Ziaul Haq, Evhy Sekarwangi Putri, Kasyful Mubarak, Andi Dian Adriani, Nurul Inayah Syam UIN Alauddin Makassar Email: [email protected] Abstrak Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan agenda rutin dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasisw UIN Alaudin Makassar dibawah Dosen Pembimbing KKN yang telah ditentukan. KKN menjadi wadah untuk mempelajari tentang bagaimana menjadi bagian dari masyarakat dan menjadi ruang tersendiri bagi kami para mahasiswa untuk mempraktikkan secara langsung ilmu-ilmu serta teori-teori yang telah didapatkan dari bangku perkuliahan, di Rancameong, Kelurahan Babakan Penghulu, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dalam merupakan kegiatan yang berdasarkan hasil survei dan potensi serta permasalahan yang ada di lokasi KKN. Kegiatan tersebut berkontribusi aktif dalam penyelesaian masalah Kelurahan yang mencakup meningkatkan kesadaran hukum, pendidikan, keagamaan, sosial, dan kesehatan. Adapun Program kerja yang telah dilaksanakan yaitu Festival anak soleh, Penyuluhan Hukum, Mengajar Mengaji, Kerja Bakti, dan Senam bersama Program-program kerja tersebut telah berhasil dijalankan berkat kolaborasi antara Mahasiswa KKN dari UIN Alauddin Makassar dan seluruh masyarakat Rancameong, Kelurahan Babakan Penghulu, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung. Kata Kunci: Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Mahasiswa, UIN Alauddin Makassar, Kota Bandung Abstract Real Work Lecture (KKN) is a regular agenda in the field of service to society conducted by students of UIN Alaudin Makassar under the appointed Guiding Lecturer KKN. KKN became a vessel for learning about how to be part of society and became our own space for us students to practice firsthand the sciences and theories that have been obtained from the lecture bench, in Rancameong, Babakan Penghulu Village, Bandung District, Cinambo District. The activities carried out in are activities based on the survey results and potential and existing problems in the KKN location. The activities contribute actively in solving problems of the Village which include raising legal, educational, religious, social, and health awareness. As for the work program that has been implemented namely the Festival of righteous children, Legal Counseling, Teaching Learning, Devotional Work, and Gymnastics together these work programs have been successfully implemented thanks to the collaboration between KKN students from UIN Alauddin Makassar and the entire talent community Ranhulume Village, Bandung City. Keywords: Implementation of Real Work Tuition (WL), Students, UIN Alauddin Makassar, Bandung City Article Info Received date: 20 Agustus 2025 Revised date: 25 Agustus 2025 Accepted date: 10 September 2025 PENDAHULUAN Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus upaya untuk menghubungkan ilmu yang dipelajari di kampus dengan kebutuhan masyarakat. Program ini dirancang sebagai wadah pembelajaran langsung bagi mahasiswa agar dapat memahami kondisi sosial di lapangan serta memberikan kontribusi yang bermakna bagi pembangunan. Melalui KKN, mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan berbagai disiplin ilmu untuk menciptakan solusi yang sesuai dengan permasalahan yang dihadapi masyarakat. Peran penting KKN tidak terlepas dari fungsi mahasiswa sebagai agen perubahan yang memiliki tanggung jawab untuk mendukung kemajuan masyarakat. Mahasiswa didorong untuk terlibat aktif dalam pembangunan yang berkelanjutan melalui pendekatan kolaboratif dengan masyarakat setempat. Dalam proses ini, mahasiswa juga dapat mengasah kemampuan seperti kepemimpinan, komunikasi, dan pengelolaan konflik, yang sangat berguna dalam kehidupan profesional maupun
2025 Nanggroe : Jurnal Pengabdian Cendikia Vol. 4 No. 6 Pelaksanaan KKN Terintegrasi (Iqbal, et., al.) | 33-43 bermasyarakat. Sebagai negara dengan keberagaman yang kaya, Indonesia menghadirkan banyak tantangan sekaligus peluang dalam pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan KKN dirancang untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat lokal, membantu menyelesaikan masalah melalui pendekatan komunitas, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan nilai-nilai sosial. Hal ini sejalan dengan tujuan pembangunan nasional yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat di tingkat paling dasar. Selain aspek praktis, KKN juga memiliki nilai-nilai spiritual yang mendalam. Program ini mengajarkan mahasiswa untuk bekerja dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan empati, sehingga keberhasilan tidak hanya diukur dari hasil akhir tetapi juga dari proses interaksi yang membangun hubungan baik dengan masyarakat dan lingkungan. Pendekatan yang menyeluruh ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi semua pihak yang terlibat. Fokus atau Prioritas Program Perumusan program kerja mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terintegrasi PPL UIN Alauddin Makassar angkatan ke-01 di Rancameong, Kelurahan Babakan Penghulu, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung ditetapkan setelah melakukan survei, observasi dan wawancara dengan Bapak RW dan beberapa RT setempat. Program kerja ini disusun berdasarkan masukan dan saran dari berbagai pihak serta pertimbangan dari beberapa faktor, antara lain : 1. Kebutuhan dan manfaat untuk masyarakat; 2. Keterampilan dan kemampuan mahasiswa; 3. Partisipasi dan dukungan masyarakat; 4. Waktu yang tersedia; 5. Fasilitas dan insfrastruktur yang ada. Dengan hasil observasi, survei dan wawancara tersebut, mahasiswa KKN merancang program kerja yang mencakup berbagai bidang seperti keagamaan, kesehatan, pendidikan, penyuluhan dan lingkungan. Fokus Permasalahan Prioritas Perogram dan Kegiatan Bidang Pendidikan Penyuluhan Hukum Bidang Kemasyarakatan 17-an (tujuh belasan) Bidang Keagamaan Memakmurkan Masjid 1. Mengajar Mengaji 2. Imam Masjid 3. Khutbah Bidang Kesehatan 1. Senam Sehat 2. CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) Bidang Lingkungan Baksos A. Sasaran dan Target Program kerja Unggulan Mahasiswa KKN Terintegrasi PPL UIN Alauddin Makassar Angkatan 2 Rancameong, Kelurahan Babakan Penghulu, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung memiliki sasaran dan target pencapaian sebagai berikut : Bidang Pendidikan Nama Kegiatan 1 Penyuluhan Hukum Tempat Masjid Nurul Hikmah RT05 RW04 Durasi Pelaksanaan 1 kali pelaksanaan selama 45 hari Pelaksana Mahasiswa KKN Tujuan Meningkatkan oemahaman hukum keluarga dan hak-hak individu. Tujuan utama program ini adalah untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada setiap aggota keluarga, baik suami, istri, maupun anak, mengenai hak dan kewajiban mereka dalam ramah hukum keluarga. Ini mencakup aspek-aspek penting seperti hak dalam pernikahan, kewajiban nafkah, hak waris, serta perlindungan hukum bagi perempuan dan anak.
2025 Nanggroe : Jurnal Pengabdian Cendikia Vol. 4 No. 6 Pelaksanaan KKN Terintegrasi (Iqbal, et., al.) | 33-43 Dengan pemahaman ini, diharapkan setiap individu dapat bertindak sesuai koridor hukum, sehingga potensi konflik dapat diminimalisir. Sasaran Tokoh Agama, Aparat desa, Majelis taklim, Karang taruna dan Masyarakat. Target Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman hukum keluarga dan individu serta mewujudkan keluarga SAMAWA. Deskripsi Kegiatan Kegiatan Penyuluhan Hukum dilaksanakan di masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat. Mahasiswa KKN berperan sebagai fasilitator yang menyampaikan materi terkait hukum keluarga Islam serta hak-hak individu dalam rumah tangga. Penyuluhan dilaksanakan selama 45 hari dengan 1 kali pelaksanaan, menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi, serta tanya jawab. Hasil Kegiatan Sebagian besar masyarakat sadar bahwa keluarga adalah pilar utama bagi pembangunan moral, sosial, dan spritual bangsa, sehingga menciptakan masyarakat yang harmonis dan beradab yang berlandaskan syariat islam. Keberlanjutan Program Tidak Berlanjut Bidang Kemasyarakatan Nama Kegiatan 2 17-an (tujuh belasan) Tempat Heleran H.Asep Durasi Pelaksanaan 2 hari pelaksanaan selama 45 hari Pelaksana Mahasiswa KKN berkolaborasi dengan Karang taruna Linggasarakan Tujuan 1. Mempererat tali silaturahmi antarwarga Rancameong melalui partisipasi aktif dalam kegiatan perayaan 17 Agustus. 2. Meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme warga, khususnya generasi muda, dengan mengenang perjuangan para pahlawan kemerdekaan. 3. Mengembangkan potensi dan kreativitas pemuda/i Rancameong, terutama anggota Karang Taruna, dalam merancang dan melaksanakan program kemasyarakatan. Sasaran 1. Seluruh warga Rancameong dari berbagai kalangan, termasuk anak-anak, remaja, dewasa, dan lansia. 2. Anggota Karang Taruna Linggasarakan sebagai panitia inti pelaksana kegiatan. 3. Mahasiswa KKN sebagai fasilitator dan kolaborator dalam perencanaan serta pelaksanaan program. Target 1. Partisipasi aktif dari minimal 70% kepala keluarga dalam kegiatan yang diselenggarakan. 2. Terlaksananya 2 hari puncak acara dengan sukses, aman, dan meriah. 3. Terbentuknya panitia kolaboratif yang solid antara mahasiswa KKN dan Karang Taruna Linggasarakan. 4. Terselenggaranya rangkaian kegiatan selama 45 hari yang meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Deskripsi Kegiatan Program ini adalah serangkaian acara perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dan kegiatan program unggulan KKN di Rancameong yang berlangsung selama 45 hari, dengan puncak acara selama 2 hari. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa KKN dan Karang Taruna Linggasarakan, mencakup berbagai lomba tradisional seperti
2025 Nanggroe : Jurnal Pengabdian Cendikia Vol. 4 No. 6 Pelaksanaan KKN Terintegrasi (Iqbal, et., al.) | 33-43 panjat pinang dan tarik tambang, lomba seni, serta kerja bakti kebersihan lingkungan, yang semuanya bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan dan rasa nasionalisme warga. Hasil Kegiatan 1. Terciptanya hubungan yang harmonis dan semangat gotong royong di antara warga Rancameong. 2. Tumbuhnya rasa kepemilikan dan cinta tanah air yang lebih kuat di kalangan masyarakat. 3. Peningkatan kemampuan manajerial dan kepemimpinan anggota Karang Taruna melalui pengalaman mengelola sebuah acara besar. 4. Terwujudnya program KKN yang efektif dan berkelanjutan dengan dampak positif yang nyata bagi masyarakat setempat. 5. Terbentuknya kenangan dan tradisi positif yang dapat dilanjutkan pada perayaan 17 Agustus di tahun-tahun berikutnya. Keberlanjutan Program Tidak Berlanjut Program kerja Harian Mahasiswa KKN Terintegrasi PPL UIN Alauddin Makassar Angkatan 2 Rancameong, Kelurahan Babakan Penghulu, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung memiliki sasaran dan target pencapaian sebagai berikut: Bidang Keagamaan Nama Kegiatan 3 Mengajar mengaji Tempat Masjid Nurul Hikmah RT05 RW04 Durasi Pelaksanaan 3 x pelaksanaan dalam sepekan selama 45 hari Pelaksana Mahasiswa KKN dan Anak-anak di Rancameong Tujuan 1. Meningkatkan kemampuan bacaan Al-Qur'an anak-anak di Rancameong agar lebih lancar dan fasih. 2. Menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an dan membiasakan anak-anak untuk rutin berinteraksi dengan kitab suci. 3. Menjalin silaturahmi dan kolaborasi yang baik antara mahasiswa KKN, anak-anak, serta pengurus Masjid Nurul Hikmah di Rancameong. 4. Membantu penguatan karakter religius pada anak-anak sejak dini. Sasaran 1. Anak-anak di Rancameong, khususnya yang tinggal di sekitar Masjid Nurul Hikmah RT05 RW05. 2. Mahasiswa KKN sebagai pengajar dan pendamping. 3. Pengurus dan jamaah Masjid Nurul Hikmah yang mendukung pelaksanaan program. Target 1. Terlaksananya 3 kali pertemuan dalam sepekan secara konsisten selama 45 hari. 2. Peningkatan signifikan dalam kelancaran membaca AlQur'an pada 80% anak yang berpartisipasi. 3. Partisipasi aktif 35 anak dalam setiap pertemuan. 4. Terciptanya suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan di lingkungan masjid. Deskripsi Kegiatan Program ini merupakan kegiatan rutin belajar mengaji yang dilaksanakan 3 kali dalam sepekan selama 45 hari di Masjid Nurul Hikmah RT05 RW05. Kegiatan ini dikoordinasikan oleh mahasiswa KKN bersama anak-anak di Rancameong. Materi yang akan diberikan meliputi pengenalan huruf hijaiyah, tajwid dasar, hingga kelancaran membaca Al-Qur'an. Metode yang digunakan adalah kombinasi antara pembelajaran klasikal dan
2025 Nanggroe : Jurnal Pengabdian Cendikia Vol. 4 No. 6 Pelaksanaan KKN Terintegrasi (Iqbal, et., al.) | 33-43 bimbingan individual untuk memastikan setiap anak mendapatkan perhatian yang memadai sesuai dengan tingkat kemampuan mereka. Hasil Kegiatan 1. Peningkatan pemahaman dan penguasaan anak-anak terhadap bacaan Al-Qur'an dan ilmu tajwid dasar. 2. Terbentuknya kebiasaan positif bagi anak-anak untuk mengaji dan datang ke masjid secara rutin. 3. Tercapainya kolaborasi yang harmonis antara mahasiswa KKN dan masyarakat Rancameong, khususnya dalam kegiatan keagamaan. 4. Terciptanya generasi muda yang lebih religius dan memiliki akhlak mulia melalui pembiasaan mengaji sejak dini. Keberlanjutan Program Berlanjut Bidang Keagamaan Nama Kegiatan 4 Imam Masjid Tempat Masjid Nurul Hikmah RT05 RW04 Durasi Pelaksanaan 3 x pelaksanaan dalam sepekan selama 45 hari Pelaksana Mahasiswa KKN Tujuan 1. Meningkatkan pemahaman dan kemampuan anak-anak di Rancameong dalam membaca dan menghafal Al-Qur'an. 2. Membentuk karakter Islami pada anak-anak melalui pembiasaan salat berjamaah, hafalan surah-surah pendek, dan doa harian. 3. Mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa KKN dengan masyarakat, khususnya para remaja dan anak-anak di Masjid Nurul Hikmah. 4. Menciptakan lingkungan belajar yang positif dan Islami bagi generasi muda di sekitar masjid. Sasaran Anak-anak dan remaja di lingkungan Masjid Nurul Hikmah, khususnya yang berusia 4–15 tahun. Target 1. 75% peserta mampu membaca Al-Qur'an dengan lancar dan benar (sesuai tajwid dasar). 2. 50% peserta mampu menghafal minimal 5 surah pendek dalam juz 30 dengan baik. 3. Semua peserta rutin mengikuti salat berjamaah yang diselenggarakan selama kegiatan. 4. Terjalinnya komunikasi yang baik dan kolaborasi aktif antara mahasiswa KKN dan masyarakat setempat dalam menyukseskan program. Deskripsi Kegiatan Program Imam Masjid adalah kegiatan pembelajaran interaktif dan menyenangkan yang dirancang untuk anak-anak di Masjid Nurul Hikmah. Kegiatan ini akan dilaksanakan 3 kali dalam seminggu selama 45 hari. Setiap sesi akan berfokus pada empat area utama: Tadarus dan Tahsin Al-Qur'an untuk membimbing anak-anak membaca dengan benar sesuai tajwid dasar; Tahfidz untuk membantu mereka menghafal surah-surah pendek dari juz 30; Bimbingan Salat Berjamaah untuk melatih tata cara salat yang benar dan membiasakan mereka salat berjamaah; serta Belajar Doa Harian untuk memperkenalkan dan menghafal doa-doa penting sehari-hari. Seluruh kegiatan akan dipandu oleh mahasiswa KKN dengan pendekatan yang ramah dan suportif, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan memotivasi
2025 Nanggroe : Jurnal Pengabdian Cendikia Vol. 4 No. 6 Pelaksanaan KKN Terintegrasi (Iqbal, et., al.) | 33-43 Hasil Kegiatan 1. Peningkatan Kapasitas Keagamaan: Anak-anak memiliki pemahaman dan kemampuan yang lebih baik dalam membaca AlQur'an dan salat. 2. Peningkatan Karakter: Anak-anak menjadi lebih terbiasa dengan nilai-nilai Islami, seperti disiplin, kejujuran, dan kerja sama. 3. Terciptanya Generasi Qur'ani: Tumbuhnya minat pada anak-anak untuk terus belajar dan mencintai Al-Qur'an, sehingga mereka dapat menjadi generasi penerus yang berakhlak mulia. 4. Dampak Positif pada Masyarakat: Terjalinnya hubungan yang harmonis dan positif antara mahasiswa KKN dan warga setempat, serta terbangunnya kegiatan keagamaan yang berkelanjutan di Masjid Nurul Hikmah. Keberlanjutan Program Tidak Berlanjut Bidang Keagamaan Nama Kegiatan 5 Khutbah Jum’at Tempat Masjid Nurul Hikmah RT05 RW04 Durasi Pelaksanaan 1 x pelaksanaan di hari Jumat dalam sepekan selama 45 hari Pelaksana Mahasiswa KKN Tujuan 1. Meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat mengenai isu-isu kontemporer dan dasar-dasar ajaran Islam. 2. Menyampaikan pesan-pesan moral dan spiritual yang relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. 3. Memberikan wawasan baru dan inspirasi bagi jamaah melalui ceramah yang terstruktur dan mudah dipahami. 4. Menjadi sarana dakwah yang efektif bagi mahasiswa KKN untuk berbagi ilmu dan pengalaman dengan masyarakat. Sasaran Seluruh jamaah salat Jumat di Masjid Nurul Hikmah, termasuk bapak-bapak, remaja, dan pemuda. Target 1. Meningkatnya kehadiran jamaah salat Jumat di Masjid Nurul Hikmah selama program berlangsung. 2. Terciptanya diskusi positif dan umpan balik konstruktif dari jamaah terkait materi khutbah yang disampaikan. 3. Meningkatnya antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan keagamaan di masjid. 4. Mampu memberikan kontribusi positif bagi kehidupan spiritual masyarakat di sekitar masjid. Deskripsi Kegiatan Program Khutbah dilaksanakan setiap hari Jumat selama 45 hari, di mana mahasiswa KKN akan bertindak sebagai khatib. Setiap khutbah akan mengangkat tema-tema yang relevan dan penting bagi kehidupan masyarakat, seperti pentingnya menjaga kebersihan, etika sosial, pentingnya pendidikan, dan toleransi beragama. Persiapan materi khutbah akan dilakukan dengan matang, termasuk riset mendalam terhadap ayat-ayat Al-Qur'an, hadis, dan pandangan ulama, sehingga pesan yang disampaikan kuat, relevan, dan mudah dipahami oleh semua kalangan jamaah. Hasil Kegiatan 1. Peningkatan Pengetahuan Keagamaan: Masyarakat memperoleh pengetahuan baru dan pemahaman yang lebih dalam tentang ajaran Islam dan relevansinya dengan kehidupan modern. 2. Perubahan Perilaku: Terjadinya perubahan positif dalam perilaku sosial dan spiritual jamaah, seperti meningkatnya kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. 3. Hubungan yang Lebih Baik: Terjalinnya hubungan yang
2025 Nanggroe : Jurnal Pengabdian Cendikia Vol. 4 No. 6 Pelaksanaan KKN Terintegrasi (Iqbal, et., al.) | 33-43 harmonis dan penuh respect antara mahasiswa KKN dan masyarakat, yang didasari oleh interaksi keagamaan yang positif. 4. Terbangunnya Kemitraan: Masyarakat melihat mahasiswa KKN sebagai mitra yang dapat diandalkan dalam memajukan kegiatan keagamaan di Masjid Nurul Hikmah. Keberlanjutan Program Tidak Berlanjut Bidang Kesehatan Nama Kegiatan 6 Senam Tempat PTA Bandung Durasi Pelaksanaan 3 x pelaksanaan dalam sepekan selama 45 hari Pelaksana Mahasiswa KKN dan Ibu-ibu PPK di Rancameong Tujuan 1. Meningkatkan kebugaran jasmani dan kesehatan para peserta. 2. Mendorong gaya hidup sehat dan aktif di lingkungan Rancameong 3. Mempererat kebersamaan dan interaksi sosial antar masyarakat dan mahasiswa KKN. 4. Menciptakan suasana yang positif, ceria, dan produktif di sela-sela aktivitas harian. Sasaran Ibu PKK rancameong Target 1. 90% peserta yang hadir dapat mengikuti gerakan senam dengan benar dan antusias. 2. Menciptakan minat dan partisipasi aktif dari peserta untuk terus berolahraga secara teratur. 3. Terciptanya suasana yang akrab dan interaktif antara mahasiswa KKN dan ibu PKK Deskripsi Kegiatan Program Senam akan dilaksanakan di lingkungan PTA Bandung sebanyak 3 kali setiap hari Jumat selama 45 hari. Kegiatan ini akan dipandu oleh mahasiswa KKN dengan pilihan musik yang bervariasi dan energik. Setiap sesi senam akan dimulai dengan pemanasan, diikuti oleh gerakan inti senam aerobik, dan diakhiri dengan pendinginan. Senam ini dirancang untuk semua kalangan, dari yang muda hingga yang lebih tua, dengan gerakan yang mudah diikuti namun efektif untuk meningkatkan kebugaran. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga bertujuan untuk membangun semangat kebersamaan dan keceriaan. Hasil Kegiatan 1. Peningkatan Kebugaran: Peserta merasakan peningkatan stamina, fleksibilitas, dan kesehatan secara keseluruhan. 2. Kesadaran Gaya Hidup Sehat: Tumbuhnya kesadaran di kalangan peserta akan pentingnya olahraga teratur. 3. Hubungan Positif: Terjalinnya hubungan yang harmonis dan positif antara mahasiswa KKN dengan Ibu PPK, yang dapat menjadi modal untuk program kolaborasi di masa depan. 4. Lingkungan yang Lebih Energik: Terciptanya atmosfer yang lebih energik dan dinamis di lingkungan PTA Bandung. Keberlanjutan Program Berlanjut Bidang Kesehatan Nama Kegiatan 7 CTPS (cuci tangan pakai sabun) Tempat Rancameong RW04 Durasi Pelaksanaan 1 x pelaksanaan selama 45 hari Pelaksana Mahasiswa KKN
2025 Nanggroe : Jurnal Pengabdian Cendikia Vol. 4 No. 6 Pelaksanaan KKN Terintegrasi (Iqbal, et., al.) | 33-43 Tujuan 1. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan diri, khususnya cuci tangan. 2. Mengedukasi masyarakat, terutama anak-anak, mengenai langkah-langkah yang benar dalam mencuci tangan menggunakan sabun. 3. Mencegah penyebaran penyakit yang disebabkan oleh kuman dan bakteri, seperti diare dan ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). 4. Membentuk kebiasaan higienis dan sehat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Sasaran Anak-anak sekolah dasar dan masyarakat umum di Rancameong, RW 04. Target 1. 80% peserta dapat mempraktikkan cara cuci tangan yang benar sesuai dengan panduan yang diberikan. 2. Terciptanya pemahaman di kalangan peserta tentang pentingnya cuci tangan sebelum makan dan setelah beraktivitas. 3. Tumbuhnya kebiasaan cuci tangan pakai sabun di lingkungan keluarga dan sekolah. Deskripsi Kegiatan Program CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) adalah inisiatif edukasi kesehatan yang akan dilaksanakan di Rancameong, RW 04, sebanyak 1 kali setiap hari Jumat selama 45 hari. Kegiatan ini akan melibatkan demonstrasi langsung mengenai 3 langkah cuci tangan yang benar, yang akan dilakukan secara interaktif dan menyenangkan agar mudah dipahami, terutama oleh anak-anak. Selain demonstrasi, kegiatan ini juga akan disertai dengan penyampaian materi edukasi sederhana tentang manfaat cuci tangan dan kaitan antara kebersihan dengan kesehatan. Mahasiswa KKN akan memimpin kegiatan ini dengan melibatkan partisipasi aktif dari seluruh peserta. Hasil Kegiatan 1. Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan: Peserta, terutama anak-anak, memiliki pengetahuan yang lebih baik dan keterampilan praktis dalam mencuci tangan dengan benar. 2. Perubahan Perilaku Positif: Tumbuhnya kebiasaan cuci tangan pakai sabun dalam rutinitas harian masyarakat, yang berdampak pada penurunan risiko penyakit. 3. Dampak Jangka Panjang: Terbentuknya kesadaran kolektif di masyarakat tentang pentingnya higienitas untuk kesehatan, yang dapat menular ke generasi berikutnya. 4. Hubungan Harmonis: Terjalinnya hubungan yang baik antara mahasiswa KKN dan masyarakat Rancameong. Keberlanjutan Program Berlanjut Bidang Lingkungan Nama Kegiatan 8 Baksos Tempat Rancameong RW04 Durasi Pelaksanaan 1 x pelaksanaan selama 45 hari Pelaksana Mahasiswa KKN dan Masyarakat Rancameong RW04 Tujuan 1. Menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat di wilayah Rancameong, RW 04. 2. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. 3. Mempererat tali silaturahmi dan semangat gotong royong antara mahasiswa KKN dan masyarakat setempat.Mewujudkan
2025 Nanggroe : Jurnal Pengabdian Cendikia Vol. 4 No. 6 Pelaksanaan KKN Terintegrasi (Iqbal, et., al.) | 33-43 kepedulian sosial dan kontribusi nyata dalam pembangunan lingkungan. Sasaran Seluruh masyarakat Rancameong, RW 04. Target 1. Meningkatnya partisipasi aktif dari minimal 70% warga RW 04 dalam kegiatan bakti sosial. 2. Terbersihkannya area-area yang menjadi fokus kegiatan, seperti selokan, jalan, dan fasilitas umum. 3. Terbangunnya komitmen bersama antara mahasiswa KKN dan masyarakat untuk melanjutkan program kebersihan secara mandiri. Deskripsi Kegiatan Program Bakti Sosial (Membersihkan) adalah kegiatan yang berfokus pada pembersihan lingkungan di Rancameong, RW 04. Kegiatan ini akan dilaksanakan satu kali selama 45 hari KKN. Mahasiswa KKN bersama dengan masyarakat RW 04 akan bergotong royong membersihkan area-area yang telah ditentukan, seperti saluran air yang tersumbat, pinggir jalan dari sampah, dan area sekitar fasilitas umum. Kegiatan ini akan dikoordinasikan dengan ketua RW dan tokoh masyarakat untuk memastikan partisipasi maksimal dan keberlangsungan program. Peralatan kebersihan akan disiapkan bersama-sama, dan pembagian tugas akan dilakukan agar kegiatan berjalan efektif dan efisien. Hasil Kegiatan 1. Lingkungan yang Bersih: Lingkungan Rancameong, RW 04, menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman untuk dihuni. 2. Peningkatan Kesadaran: Masyarakat menyadari pentingnya kebersihan dan termotivasi untuk menjaga kebersihan secara berkelanjutan. 3. Hubungan yang Kuat: Terjalinnya hubungan yang harmonis dan solid antara mahasiswa KKN dan masyarakat, yang dilandasi oleh semangat gotong royong dan kerja sama. 4. Dampak Jangka Panjang: Adanya kebiasaan baru di masyarakat untuk mengadakan kegiatan bersih-bersih secara rutin sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Keberlanjutan Program Berlanjut HASIL DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Lokasi Rancameong merupakan kawasan yang berada di Jalan Ranca Meong, Kelurahan Babakan Penghulu, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung, dengan kode pos 40294. Wilayah Babakan Penghulu memiliki luas sekitar 1,89 km² dengan jumlah penduduk kurang lebih 7.448 jiwa, sehingga tingkat kepadatan penduduknya mencapai 3.940 jiwa/km². Dari sisi aksesibilitas, kawasan ini cukup mudah dijangkau karena dilalui berbagai transportasi umum, seperti bus dengan halte terdekat di Bulog Gedebage dan kereta lokal melalui Stasiun Cimekar yang berjarak sekitar 26 menit berjalan kaki. Fasilitas di sekitar Rancameong meliputi lembaga pendidikan seperti TK Asy Syifa, pusat olahraga Progresif Sport Centre, serta terdapat aliran Sungai Cinambo Lama yang melintasi sebagian wilayah. Selain itu, kawasan ini juga memiliki kegiatan sosial dan komunitas yang cukup aktif. 1. Utara: Kelurahan Sukamulya, Pakemitan, Cisaranten Wetan 2. Selatan: Cisaranten Kidul (Kecamatan Gedebage) 3. Barat: Cisaranten Kulon (Arcamanik) 4. Timur: Cipamokolan (Rancasari), Cimincrang (Gedebage), dan Mekarmulya (Panyileukan) Bahkan pada Desember 2024, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Kampung Rancameong, menunaikan salat Jumat di Masjid Nurul Hikmah, sekaligus membagikan susu dan buku kepada anak-anak setempat, yang disambut antusias oleh warga. Hal ini menunjukkan bahwa