scieee AI-readable full text Open interactive document viewer

PENGARUH FASILITAS DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI KLINIK KECANTIKAN AISKIN PADANG

Maria, Solehat; Rahmiati; Merita, Yanita; Reflianto

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fasilitas dan kualitas layanan terhadap kepuasan konsumen di Klinik Kecantikan Aiskin Padang. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya kepuasan konsumen sebagai faktor utama dalam mempertahankan loyalitas serta daya saing klinik kecantikan di tengah persaingan industri estetika yang semakin ketat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 94 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling dari populasi konsumen Aiskin Padang periode Januari–Maret 2025. Instrumen penelitian berupa kuesioner berskala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel independen, yaitu fasilitas (X1) dan kualitas layanan (X2), terhadap variabel dependen, yaitu kepuasan konsumen (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, demikian pula kualitas layanan memiliki pengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, fasilitas dan kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen di Klinik Kecantikan Aiskin Padang. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kelengkapan fasilitas dan perbaikan kualitas layanan menjadi strategi penting untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen.

Full text

Jurnal Riset Studi Multidisiplin Vol 9 No. 8 Agustus 2025 ISSN: 2110-2152 26 PENGARUH FASILITAS DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI KLINIK KECANTIKAN AISKIN PADANG Maria Solehat1, Rahmiati2, Merita Yanita3, Reflianto4 mariaso[email protected]m1, [email protected], [email protected], [email protected] Universitas Negeri Padang ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fasilitas dan kualitas layanan terhadap kepuasan konsumen di Klinik Kecantikan Aiskin Padang. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya kepuasan konsumen sebagai faktor utama dalam mempertahankan loyalitas serta daya saing klinik kecantikan di tengah persaingan industri estetika yang semakin ketat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 94 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling dari populasi konsumen Aiskin Padang periode Januari–Maret 2025. Instrumen penelitian berupa kuesioner berskala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel independen, yaitu fasilitas (X1) dan kualitas layanan (X2), terhadap variabel dependen, yaitu kepuasan konsumen (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, demikian pula kualitas layanan memiliki pengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, fasilitas dan kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen di Klinik Kecantikan Aiskin Padang. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kelengkapan fasilitas dan perbaikan kualitas layanan menjadi strategi penting untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen. Kata Kunci: Fasilitas, Kualitas Layanan, Kepuasan Konsumen, Klinik Kecantikan, Aiskin Padang. PENDAHULUAN Setiap orang pada dasarnya mempunyai keinginan untuk memiliki kulit yang sehat, cantik, dan bersinar, terutama wanita yang ingin terlihat sempurna dimanapun dan kapanpun. Kecantikan salah satunya dapat diukur atau dilihat dari keindahan paras atau ragawi yang dimiliki oleh seseorang seperti penampilan wajah, tubuh, dan rambut (Darmianti, M., & Prabawani, B. 2019). Banyak peristiwa yang menunjukkan bahwa ketika penampilan fisik seseorang sedang tidak baik, bagi beberapa orang hal tersebut dapat menurunkan kepercayaan diri ketika harus bertemu dengan orang lain yang pada akhirnya dapat mengacaukan seluruh agenda yang telah dibuat. Hal ini umum terjadi pada wanita yang pada dasarnya memiliki sifat selalu ingin tampil mempesona dalam berbagai keadaan dan menjadi pusat perhatian bagi sekelilingnya. Perkembangan industri kecantikan saat ini semakin pesat mampu membawa perubahan terhadap gaya hidup yang semakin beragam sehingga masyarakat Indonesia mulai menjadikan produk kecantikan sebagai kebutuhan. Dengan adanya perubahan gaya hidup, para pelaku industri kecantikan harus selalu berinovasi mengenai produk, jasa ataupun klinik kecantikannya. Perawatan di klinik kecantikan semakin populer terutama di kota-kota besar. Konsumen memiliki pilihan untuk menentukan klinik kecantikan yang tepat dan aman untuk melakukan perawatan wajah (Dianawanti, 2023). Klinik kecantikan adalah sebuah tempat yang menyediakan jasa pelayanan untuk perawatan wajah dan kulit yang dibutuhkan konsumen (Marpaung, N., & 27 Sitepu, E. A. 2022). Kulit yang sehat, bersih, segar dan terawat bisa menjadi milik semua orang jika perawatan dilakukan dengan tepat dan teratur. Dengan kulit yang bersih, terawat tentu akan memancarkan daya tarik seseorang dan menimbulkan kepercayaan diri (Astuti,2021). Klinik Kecantikan adalah satu sarana pelayanan kesehatan rawat jalan yang menyediakan jasa pelayanan medik (konsultasi, pemeriksaan, pengobatan dan tindakan medik) untuk mengatasi berbagai kondisi yang terkait dengan kecantikan (estetika penampilan) seseorang. Tren dan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan medik estetika mengalami kenaikan, hal ini yang melatarbelakangi pertumbuhan industri maupun bisnis estetika di Indonesia. Hampir disetiap kota besar maupun kota kecil terdapat klinik kecantikan yang menawarkan berbagai pelayanan dan perawatan kecantikan. Penawaran pelayanan perawatan kecantikan yang menarik dan terjangkau, mengundang minat masyarakat yang ingin menyempurnakan tampilan (Fittria, A. 2022). Konsumen dituntut untuk memilih klinik kecantikan yang mempunyai kualitas bagus dan pelayanan yang terbaik. Agar waktu dan uang yang dimiliki konsumen tidak terbuang sia-sia agar konsumen juga merasa puas dan senang bila mendapatkan pelayanan yang baik atau yang sesuai dengan harapan sehingga konsumen akan terus menggunakan produk atau jasa yang telah ditawarkan. Perusahaan di bidang kecantikan tentunya tidak lepas dari adanya faktor harga produk atau jasa dan faktor kualitas pelayanan untuk memberikan kepuasan kepada konsumennya. Secara singkat, klinik kecantikan merupakan sebuah klinik yang menawarkan jasa pelayanan dermatologi. Dermatologi (dari bahasa Yunani: derma yang berarti kulit) adalah cabang kedokteran yang mempelajari kulit dan bagianbagian yang berhubungan dengan kulit seperti rambut, kuku, kelenjar keringat, dan lain sebagainya (Niangtyasgayatri, T. I. 2021). Salon kecantikan dan klinik kecantikan memiliki perbedaannya masing-masing dalam hal perawatan tubuh. Menurut Agrevinna, M. (2020) Salon kecantikan yaitu sebuah usaha dibidang jasa yang tujuannya adalah memperbaiki dan mempercantik penampilan fisik dari berbagai jenis perawatan non medis. Usaha jasa perawatan salon kecantikan termasuk salah satu bisnis yang semakin berkembang pada saat sekarang ini dan dapat dijadikan bisnis jangka panjang. Karena kebutuhan untuk perawatan fisik kaum wanita, bahkan pria yang mulai menunjukkan kebutuhan perawatan tentang diri mereka (Marsendy, E., & Rahmiati, R. 2019). Menurut Christasya, B. (2024) Klinik Kecantikan merupakan sebuah tempat yang memberikan pelayanan jasa yang dilakukan oleh dokter spesialis kulit di bidang perawatan kesehatan dan kecantikan kulit, rambut, kuku, dan lainnya. Klinik kecantikan ini menyediakan pelayanan konsultasi dengan pelayanan kecantikan wajah dan tubuh. Klinik kecantikan adalah perawatan estetika atau sebuah fasilitas pelayanan kesehatan (praktik dokter perorangan maupun berkelompok) yang menyediakan jasa pelayanan medis seperti konsultasi, pengobatan, dan tindakan medis untuk mengatasi berbagai kondisi terkait kecantikan (Izza, D. W., & Zavira, S. 2020). Layanan yang dilakukan oleh klinik kecantikan juga menggunakan alat-alat teknologi yang sangat canggih masyarakat sehingga semakin tertarik membuat untuk melakukan perawatan. Dari perbedaan diatas adapun persamaan dari salon kecantikan dan klinik kecantikan. Klinik kecantikan dan salon kecantikan pada zaman sekarang ini sudah dapat dikatakan menjadi sebuah kebutuhan primer bagi kaum wanita maupun pria terbukti dengan semakin banyaknya klinik kecantikan yang merabah di kota Padang. Sehingga konsumen akan lebih selektif dalam memilih klinik kecantikan yang sesuai dengan harapan dan keinginan mereka. Baik salon maupun klinik kecantikan memiliki tujuan utama untuk meningkatkan penampilan dan kesehatan kulit konsumen melalui berbagai 28 layanan perawatan. Kedua jenis fasilitas ini berfokus pada pemenuhan kebutuhan estetika dan kesehatan kulit konsumen (Burhanuddin, I., & Baso R, H. 2024). Aiskin Padang adalah salah satu klinik kecantikan yang menawarkan perawatan kulit wajah dan tubuh professional. Klinik ini merupakan salah satu klinik kecantikan yang memberi kemudahan kepada kaum wanita maupun pria terutama yang bermasalah pada kulit wajahnya. Untuk memenuhi kepuasan konsumen, Aiskin Padang menyiapkan kebutuhan-kebutuhan permasalahan konsumen dengan terus memperbarui ilmu kecantikan serta memiliki tenaga dokter estetika yang handal dibidangnya dan bersertifikasi baik nasional maupun internasional. Aiskin Padang memiliki alat-alat yang canggih dan lengkap seperti, skin derma sebagai alat microdermabrasi bantu angkat sel kulit mati, IPL sebagai laser wajah dan laser bulu, ndyag sebagai laser wajah dan laser body, hifu untuk pengencangan, slimmax untuk pemecahan lemak body, dan cryo untuk pembekuan lemak. Dengan persainginan jenis usaha yang ketat, Aiskin Padang selalu berupaya meningkatkan kepuasan konsumen agar dapat dijadikan pilihan tempat untuk melakukan perawatan. Diantaranya dengan terus mengevaluasi kesesuaian fasilitas, harga dan layanan, serta meng-update promosi seperti memperluas fokus dan target market yang dipasarkan seperti melalui media online instagram, facebook dan market place lainnya. Berikut disajikan data jumlah pengunjung Klinik Kecantikan Aiskin Padang pada Bulan Januari 2025 - Maret 2025 : Tabel 1. Jumlah Pengunjung Harian Aiskin Padang Januari 2025 - Maret 2025 No Bulan Frekuensi Pengunjung Bulanan Frekuensi Pengunjung Harian 1 Januari 510 12 2 Februari 467 10 3 Maret 585 15 Sumber: Accounting Aiskin Padang Berdasakan tabel 1. dapat dilihat bahwa pengunjung Aiskin Padang mengalami fluktuasi pada 2 bulan pertama dan semakin meningkat pada satu bulan terakhir. Meningkatnya pengunjung didasari oleh rasa kepuasan yang didapatkan oleh konsumen terhadap produk atau jasa dan faktor-faktor lainnya pada klinik tersebut. Sebaliknya jika konsumen merasa tidak puas terhadap jasa atau faktor-faktor lainnya tentu akan dapat berakibat pada menurunnya kepuasan konsumen pada klinik. Untuk itu klinik selalu berupaya mengoptimalkan segala bentuk aspek penunjang rasa kepuasan konsumen demi keberlangsungan klinik dan dapat bertahan dalam persaingan sesama perusahaan dibidang yang sama. Berdasarkan hasil survey di Klinik kecantikan aiskin padang yang telah dilakukan dengan 8 orang konsumen pada tanggal 20-21 januari 2025, yaitu : Lima dari delapan orang konsumen menyebutkan bahwa fasilitas area parkir yang kurang luas dan sempit, sofa ruang tunggu yang disediakan masih terbatas, dan akses free wifi tidak tersedia. Namun ada tiga orang konsumen yang menyebutkan bahwa untuk lenan dan bahan yang ada diruangan sudah lengkap serta ruangan perawatan yang bersih dan nyaman. Enam dari delapan orang konsumen menyebutkan bahwa beberapa perawat masih memiliki keterbatasan dalam keahlian, terutama saat memberikan layanan pada saat melakukan massage yang kurang terasa atau terlalu lembut sehingga konsumen kurang merasakan pengaruh dari pijatan yang diberikan tersebut, dan pada saat ekstraksi komedo, dimana masih ada sisa-sisa komedo yang tidak bersih, serta proporsi pengaplikasian cream massage yang tidak sama antara perawat yang satu dengan yang lainnya. Dua dari 29 delapan orang konsumen menyebutkan bahwa dokter terlalu agresif dalam menawarkan paket perawatan atau produk tambahan. Tiga dari delapan orang konsumen menyebutkan bahwa beberapa harga perawatan kurang terjangkau oleh konsumen dikarenakan mahal dan jika dibandingkan dengan klinik yang lain. Namun ada konsumen yang menyebutkan bahwa harga yang tinggi tersebut sesuai dengan jenis perawatan yang dilakukan. Empat dari delapan orang konsumen menyebutkan bahwa jumlah tenaga kerja yang belum meningkat. Sehingga pada waktu-waktu sibuk (misalnya akhir pekan, menjelang lebaran, dan promosi), Klinik aiskin sangat ramai untuk menangani lonjakan jumlah konsumen yang membuat tenaga kerja menjadi terburu-buru dan mengerjakan dua konsumen sekaligus. Kepuasan konsumen adalah bagian yang berhubungan dengan penciptaan nilai konsumen. Karena terciptanya kepuasan konsumen berarti memberikan manfaat bagi perusahaan yaitu, diantaranya hubungan antara perusahaan dengan konsumennya menjadi harmonis, memberikan dasar yang baik atau terciptanya kepuasan konsumen serta membentuk suatu rekomendasi dari mulut ke mulut yang menguntungkan bagi perusahaan, sehingga timbul minat dari konsumen untuk membeli atau menggunakan jasa perusahaan tersebut (Sasongko, S. R. 2021). Kepuasan konsumen terhadap klinik kecantikan ini sangat penting, ketika konsumen merasa puas, perusahaan harus mencoba terus menjalin dan mempertahankan hubungan dengan konsumen, begitu pula sebaliknya ketika konsumen tidak puas maka perusahaan harus mencari tahu penyebab ketidakpuasan tersebut dan berusaha menarik kembali minat konsumen (Bambang, B., Survival., & Maulidiah, E. P. 2023). Kualitas pelayanan yang baik, fasilitas yang baik, ketepatan waktu akan mempengaruhi kepuasan konsumen dalam menggunakan jasa yang telah diberikan oleh perusahaan. Apabila konsumen merasa tidak puas terhadap kualitas layanan, fasilitas, ketepatan waktu yang diberikan dan tingkat kepercayaan konsumen yang rendah maka konsumen tidak akan lagi menggunakan jasa pengiriman tersebut (Zaintara, M. Z. 2023). Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan konsumen adalah fasilitas. Menurut (Srijani & Hidayat, 2017), fasilitas adalah segala sesuatu yang dapat mempermudah dan memperlancar kerja dalam upaya memberikan kualitas pelayanan yang optimal. Fasilitas yang digunakan oleh setiap perusahaan bermacam-macam bentuk, jenis dan manfaatnya. Semakin besar aktivitas perusahaan maka semakin lengkap pula sarana pendukung dan fasilitas untuk menunjang kualitas pelayanan yang diberikan perusahaan. Kotler (2020) mendefinisikan fasilitas yaitu segala sesuatu yang bersifat peralatan fisik dan disediakan oleh pihak penjual jasa untuk mendukung kenyamanan konsumen. Kepuasan konsumen sendiri hanya bisa tercapai apabila industri dapat memberikan fasilitas untuk menaikkan nilai dari suatu layanan. Fasilitas menjadi salah satu indeks pengukur mengenai bagus tidaknya mutu suatu perusahaan, fasilitas sendiri disediakan dengan maksud untuk dapat dinikmati oleh konsumen (Mulyono, S. T., Brian, R., & Kurniawan, J. 2022). Menurut Aryani Soemitro & Suprayitno, (2018) menjelaskan tentang hubungan fasilitas dengan kepuasan konsumen, fasilitas sangat penting untuk menarik perhatian konsumen. Dengan adanya fasilitas sebagai sarana dan prasarana yang disediakan oleh perusahaan di lingkungan, ini dimaksudkan agar memberikan pelayanan semaksimal mungkin agar konsumen atau konsumen merasa nyaman dan puas. Fasilitas menjadi faktor penunjang utama dalam kegiatan (Fadillah Fitri, 2021). Karena fasilitas menjadi salah satu komponen penting bagi kehidupan, maka perusahaan harus dapat mengelola 30 dengan baik sepanjang hidupnya, sehingga ia dapat selalu berfungsi dengan baik, ekonomis, efisien dan efektif. Memberikan layanan dan fasilitas berkualitas bersama-sama dapat memberikan hasil dan manfaat bagi bisnis karena kepuasan konsumen telah terjadi (Baiti, 2018, p. 49). Penelitian tentang fasilitas terhadap kepuasan konsumen yang dilakukan oleh penelitian Dharmawan dan Kristianingsih (2018), Hariaji dan Iriyanto (2019), serta Fakhrudin (2021) yang membuktikan bahwa fasilitas memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Kualitas pelayanan merupakan tingkat keunggulan yang diharapkan dan pengendalian atas tingkat keunggulan tersebut untuk memenuhi keinginan konsumen. Dalam hal ini ada dua faktor utama yang mempengaruhi kualitas pelayanan, yaitu expected service dan perceived service. Apabila jasa yang diterima atau dirasakan (perceived service) sesuai dengan yang diharapkan serta layanan yang sesungguhnya diharapkan atau diinginkan (expected service), maka kualitas pelayanan dipersepsikan baik atau memuaskan. Sebaliknya jika kualitas pelayanan yang diterima rendah dari yang diharapkan maka kualitas pelayanan dipresepsikan buruk (Tjiptono, 2002 dalam Aliansyah, Hasfanuddin dan shabri 2012:32-39) . Pada penelitian yang dilakukan oleh (Fajarini, A., & Meria, L. 2020). menunjukkan bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh terhadap kepercayaan, kualitas pelayanan memiliki pengaruh terhadap kepuasan konsumen. Kualitas layanan juga sebagai persepsi konsumen terhadap layanan yang mereka terima. Baik atau buruknya kualitas pelayanan dilihat dari tolok ukur konsumen bukan pada penyedia layanan (Panday & Nursal, 2021). Kepuasan konsumen merupakan suatu kondisi dimana kebutuhan, keinginan dan harapan konsumen dapat terpenuhi melalui jasa dan layanan yang diberikan (Syahputra et al., 2022). Pengaruh yang signifikan antara kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen memberi bukti yakni semakin baik pelayanan yang diberikan dapat memberikan kepuasan pada konsumen. Bila konsumen merasakan performa layanan sama atau melebihi ekspektasinya, berarti mereka puas. Sebaliknya jika performa layanan kurang dari ekspektasinya, berarti mereka tidak puas. Kepuasan konsumen diciptakan oleh karena kualitas pelayanan yang baik (Laia & Handini, 2022). Dapat diartikan menjaga kepuasan konsumen merupakan hal terpenting untuk terus dijaga dan diperhatikan demi keberlansungan suatu perusahaan agar tetap terus berjalan dan bisa bersaing dengan pesaing lainnya.d Berdasarkan uraian latar belakang masalah tersebut maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang diangkat melaului proposal dengan judul “Pengaruh Fasilitas dan Kualitas Layanan terhadap Kepuasan Konsumen di Klinik Kecantikan Aiskin Padang. METODE PENELITIAN metode penelitian yang digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu dengan menggunakan instrumen dan analisis data yang bersifat kuantitatif/statistik untuk menguji hipotesis. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang banyak menuntut penggunaan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data tersebut, serta penampilan dari hasilnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis pengaruh Fasilitas dan Kualitas Layanan terhadap Kepuasan Konsumen pada Klinik Kecantikan Aiskin Padang. 31 HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bagian hasil penelitian ini penulis membahas dan memaparkan data-data yang telah didapatkan dan diolah dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap kepuasan konsumen di klinik kecantikan Aiskin Padang. Hasil dari penelitian tersebut diantaranya: 1) Deskripsi karakteristik reponden, 2) Uji validitas dan reliabilitas, 3) Uji Asumsi Klasik, 4) Deskripsi data variabel 5) Analisis regresi berganda dan 6) Uji Hipotesis. Dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Deskripsi Karakterisktik Responden a. Karakteristik berdasarkan jenis kelamin responden Tabel 1 Karakteristik Jenis Kelamin Responden Jenis Kelamin Frekuensi Persentase (%) Laki-laki 15 15,96 Perempuan 79 84,04 Total 94 100 Sumber: Olahan Data Pribadi (2025) Berdasarkan tabel 1 dapat diketahui bahwa 79 orang responden dari penelitian ini adalah perempuan (84,4%) dan 15 orang adalah responden laki-laki (15,96%), sehingga dapat diartikan dari hasil data tersebut bahwa mayoritas pelanggan yang melakukan perawatan di klinik kecantikan Aiskin Padang adalah perempuan. b. Karaktersitik berdasarkan usia responden Tabel 2 Karakteristik Usia Responden Usia Frekuensi Persentase (%) 17-22 Tahun 40 42,55 23-27 Tahun 29 30,85 28-32 Tahun 7 7,45 33-37 Tahun 18 19,15 Total 94 100 Sumber: Olahan Data Pribadi (2025) Berdasarkan tabel 2 dari data responden yang telah dikumpulkan dan telah dilakukan pengolahan data dapat diketahui bahwa mayoritas pelanggan Aiskin Padang berusia 17-22 tahun atau dapat dipersentasekan sebanyak (42,55%), lalu diikuti dengan rentang usia 2327 tahun yaitu sebanyak (30,85%) dan rentang usia 33-37 tahun dengan persentase (19,15%). Hingga yang paling sedikit yaitu rentang usia rentang usia 28-32 tahun yaitu sebanyak (7,45%). Dapat disimpulkan bahwa usia remaja hingga dewasa awal lebih sering melakukan tindakan perawatan di Aiskin Padang. c. Karakteristik berdasarkan jumlah perawatan Tabel 3 Karakteristik jumlah perawatan No Jumlah Perawatan Frekuensi Persentase 1 2-3 Kali 68 72 2 4-5 Kali 15 16 3 6-7 Kali 8 9 4 8-9 Kali 3 3 Total 94 100% Sumber: Olahan Data Pribadi (2025) Berdasarkan tabel 4.3 dapat diketahui bahwa 68 orang responden dari penelitian ini melakukan perawatan 2-3 kali perawatan, 15 orang responden melakukan perawatan 4-5 kali, 8 orang responden melakukan perawatan 6-7 kali, dan 3 orang responden melakukan perawatan sebanyak 8-9 kali. Sehingga dapat diartikan dari hasil data tersebut bahwa jumlah mayoritas pelanggan yang melakukan perawatan di klinik kecantikan 2-3 kali perawatan. 32 2. Uji Validitas dan Reliabilitas a. Uji Validitas Uji validitas digunakan untuk mengetahui serta menguji ketepatan dan ketetapan suatu alat ukur untuk dipergunakan sebagai pengukur sesuatu yang seharusnya diukur. 1) Pengujian validitas variabel Fasilitas (X1) Berikut ini hasil pengujian validitas untuk item atau butir pernyataan variabel fasilitas dengan menggunakan nilai signifikansi (P-Value) yang disajikan pada tabel berikut: Tabel 4. Hasil Uji Validitas Variabel Fasilitas No. item Nilai Signifikan <0.05 Nilai Signifikan Keterangan x1.1 0.05 0.00 valid x1.2 0.05 0.00 valid x1.3 0.05 0.00 valid x1.4 0.05 0.00 valid x1.5 0.05 0.00 valid x1.6 0.05 0.00 valid x1.7 0.05 0.00 valid x1.8 0.05 0.00 valid x1.9 0.05 0.00 valid x1.10 0.05 0.00 valid x1.11 0.05 0.00 valid x1.12 0.05 0.00 valid x1.13 0.05 0.00 valid x1.14 0.05 0.00 valid x1.15 0.05 0.00 valid x1.16 0.05 0.00 valid x1.17 0.05 0.00 valid x1.18 0.05 0.00 valid x1.19 0.05 0.00 valid x1.20 0.05 0.00 valid x1.21 0.05 0.00 valid x1.22 0.05 0.00 valid x1.23 0.05 0.00 valid X1.24 0.06 0.00 valid Sumber: Olahan Data Pribadi (2025) Berdasarkan tabel 4. dapat disimpulkan bahwa semua item pernyataan dari variabel fasilitas yang akan diberikan pada responden adalah valid, nilai r hitung > r tabel maka angket dinyatakan valid dan nilai r hitung < r tabel maka angket dinyatakan tidak valid. 2) Pengujian validitas variabel kualitas layanan (X2) Berikut ini hasil pengujian validitas untuk item atau butir pernyataan variabel kualitas layanan dengan menggunakan nilai signifikansi (P-Value) yang disajikan pada tabel berikut: Tabel 5. Hasil Uji Validitas Kualitas Layanan No. item Nilai Signifikan <0.05 Nilai Signifikan Keterangan x2.1 0.05 0.00 valid 33 x2.2 0.05 0.00 valid x2.3 0.05 0.00 valid x2.4 0.05 0.00 valid x2.5 0.05 0.00 valid x2.6 0.05 0.00 valid x2.7 0.05 0.00 valid x2.8 0.05 0.00 valid x2.9 0.05 0.00 valid x2.10 0.05 0.00 valid x2.11 0.05 0.00 valid x2.12 0.05 0.00 valid x2.13 0.05 0.00 valid x2.14 0.05 0.00 valid x2.15 0.05 0.00 valid x2.16 0.05 0.00 valid x2.17 0.05 0.00 valid x2.18 0.05 0.00 valid x2.19 0.05 0.00 valid x2.20 0.05 0.00 valid Sumber: Olahan Data Pribadi (2025) Berdasarkan tabel 5. dapat disimpulkan bahwa semua item pernyataan dari variabel kualitas layanan fasilitas yang akan diberikan pada responden adalah valid, nilai r hitung > r tabel maka angket dinyatakan valid dan nilai r hitung < r tabel maka angket dinyatakan tidak valid. 3) Pengujian validitas variabel kepuasan konsumen (Y) Berikut ini hasil pengujian validitas untuk item atau butir pernyataan variabel kepuasan konsumen dengan menggunakan nilai signifikansi (P-Value) yang dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 6. Hasil Uji Validitas Kepuasan Pelanggan No. item Nilai Signifikan <0.05 Nilai Signifikan Keterangan y1 0.05 0.00 valid y2 0.05 0.00 valid y3 0.05 0.00 valid y4 0.05 0.00 valid y5 0.05 0.00 valid y6 0.05 0.00 valid y7 0.05 0.00 valid y8 0.05 0.00 valid y9 0.05 0.00 valid y10 0.05 0.00 valid y11 0.05 0.00 valid y12 0.05 0.00 valid Sumber: Olahan Data Pribadi (2025) 34 Berdasarkan tabel 6. dapat disimpulkan bahwa semua item pernyataan dari variabel kepuasan konsumen yang akan diberikan pada responden adalah valid, nilai r hitung > r tabel maka angket dinyatakan valid dan nilai r hitung < r tabel maka angket dinyatakan tidak valid. b. Uji Reliabilitas Uji Reliabilitas menunjukkan sejauh mana suatu alat pengukur dapat dipercaya atau diandalkan. Hal ini menunjukkan sejauh mana hasil pengukuran itu tetap konsisten bila dilakukan dua kali atau lebih terhadap gejala yang sama, dengan menggunakan alat ukur yang sama. Instrumen yang telah valid kemudian dilakukan uji reliabilitas menggunakan rumus Cronbachs Alpha dengan bantuan SPSS dengan nilai reliabilitas nya (Alpha Cronbach) > 0,70. Dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 7. Hasil Uji Reliabilitas Case Processing Summary N % Cases Valid 94 72.9 Excludeda 35 27.1 Total 129 100.0 a. Listwise deletion based on all variables in the procedure. Sumber: Olahan Data Pribadi (2025) Berdasarkan tabel 4. tersebut dapat disimpulkan bahwa semua item Pernyataan reliabel. Semua variabel dinyatakan reliabel disebabkan karena hasil Cornbachs Alpha besar dari 0,7 (>0,07) yaitu senilai 0,984 sehingga dapat dikatakan reliabel. 3. Uji Prasyarat (Asumsi Klasik) a. Uji Normalitas Uji normalitas bertujuan untuk menentukan apakah data yang q13dikumpulkan mengikuti distribusi normal. Dengan melakukan uji normalitas yang tepat, peneliti dapat menghindari kesalahan dalam interpretasi data. Data yang baik adalah suatu data yang berdistribusi normal. Dapat dilihat pada gambar berikut: 1) Uji Normalitas dengan P-Plot Gambar 1. Hasil Uji Normalitas P-Plot Sumber: Olahan Data Pribadi (2025) Berdasarkan gambar 4. dapat disimpulkan bahwa sebaran data pada gambar mayoritas mengikuti garis diagonal sehingga dapat dikatakan data tersebut normal. Karena ketika sebaran data menyebar dan mengikuti garis diagonal maka berkesimpulan data tersebut berdistribusi normal. 41 Astuti, Anggi Dwi. "Penerapan Warna Pada Ruang Interior Anak Autis." Narada 5.1 (2018): 3546. Savitri, Farikha Ana, and Deni Setiawan. "Pengembangan buku menggambar ilustrasi." Jurnal Kreatif: Jurnal Kependidikan Dasar 9.1 (2018). Cristina, Natalia Neisya, et al. "Sosialisasi manfaat inovasi pengolahan singkong desa petanang serta fungsi media aplikasi kualitas layanan digital program KKN tematik mbkm mahasiswa Universitas Indo Global Mandiri." Portal Riset Dan Inovasi Pengabdian Masyarakat 1.4 (2022): 141-152. Nisrina, Vina, and Mukhlishotul Jannah. "DINAMIKA INDUSTRI HALAL FOOD PADA KEPUASAN KONSUMEN (Studi Kasus Toko Kue Dan Bolu Alfina Jakarta Barat)." Salam (Islamic Economics Journal) 5.1 (2024): 1-9. Sumartono, Sumartono, and Hani Astuti. "Penggunaan poster sebagai media komunikasi kesehatan." Komunikologi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi 15.1 (2018). Novia, Mirna Ayu, Baharuddin Semmaila, and Imaduddin Imaduddin. "Pengaruh Kepuasan konsumen Dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Konsumen." Tata Kelola 11.2 (2024): 111-122. Boediono, Meilina, Sonata Christian, and Dewi Mustikasari Immanuel. "Pengaruh kualitas produk dan Kepuasan konsumen terhadap keputusan pembelian konsumen Sealantwax." Jurnal Performa: Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis 3.1 (2018): 90-99. Jienardy, Christine. "Gap analisis persepsi dan ekspektasi konsumen terhadap Kepuasan konsumen, fasilitas, kualitas produk Esus." Jurnal Performa: Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis 1.6 (2016): 703-710. Savira, Winda Devie, and Wahyu Subadi. "Kualitas Pelayanan Kesehatan Dilihat Dari Aspek Tangible (Berwujud) Dalam Rangka Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Pada Puskesmas Hikun Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong." JAPB 6.2 (2023): 749-762. Sanadi, Petrus Yan Fayaman, S. Fatmawada, and Djunaedi Djunaedi. "ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PEMBAYARAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR PADA KANTOR SAMSAT KABUPATEN BIAK NUMFOR." Gema Kampus IISIP YAPIS Biak 19.1 (2024): 55-71. Manalu, Ika M., and Wahyu Subadi. "Analisis Kualitas Pelayanan Publik Ditinjau Dari Aspek Tangible (Berwujud) Pada Kantor Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak." JAPB 4.2 (2021): 1335-1347. Khaerunnisa, A., Abdul Razak Munir, and Fahrina MuTenaga kerjaa. "Pengaruh Kepuasan konsumen Terhadap Kepuasan Nasabah Pada PT. Pegadaian Syariah." SEIKO: Journal of Management & Business 6.2 (2023): 479-492. Fahriani, Nida Salma, and Intan Rike Febriyanti. "Analisis Kepuasan Konsumen di Apotek Bunda Cikembar." OPTIMAL Jurnal Ekonomi dan Manajemen 2.3 (2022): 1-11. Achmad, Erza Rizky. Pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen: Studi kasus pada VespaBox Kota Malang. Diss. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, 2020. Syahidin, Syahidin, and Adnan Adnan. "Analisis Pengaruh Fasilitas Dan Lokasi Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Bengkel Andika Teknik Kemili Bebesen Takengon." Gajah Putih Journal of Economics Review 4.1 (2022): 20-32. Millah, Hayatul. "Pengaruh Kualitas Pelayanan Tenaga kerja Terhadap Kepuasan Konsumen." Iqtishodiyah: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam 6.2 (2020): 134-142. Sarihati, Titian, Pribadi Widodo, and Widihardjo Widihardjo. "Penerapan Elemen-Elemen Interior Sebagai Pembentuk Suasana Ruang Etnik Jawa Pada Restoran Boemi Joglo." ATRAT: Jurnal Seni Rupa 3.3 (2015). Jufrizen, Jufrizen. "Pengaruh fasilitas kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja Tenaga kerja melalui motivasi kerja." Sains Manajemen: Jurnal Manajemen Unsera 7.1 (2021): 35-54. Prasasti, Galih Ayu, and Putri Maisara. "Pengaruh fasilitas, fasilitas dan cita rasa terhadap kepuasan konsumen mie gacoan di solo raya." Publik 9.2 (2022): 276-288. Alana, Peggy Rahma, and Tanto Askriyandoko Putro. "Pengaruh fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan wisatawan pada Goa Lowo Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek." Jurnal Penelitian Manajemen Terapan (Penataran) 5.2 (2020): 180-194. 42 Supraptini, Nunuk, and Andhi Supriyadi. "Pengaruh Fasilitas, Transportasi Dan Akomodasi Terhadap Kepuasan Wisatawan Dikabupaten Semarang." JMD: Jurnal Riset Manajemen & Bisnis Dewantara 3.2 (2020): 121-131. Hilmiyati, Fitri, Shiefa Aulia Putri, and Dewi iPurwanti. "Laporan Penelitian Kelompok 2022 “Pengaruh Kinerja Dosen Dalam Pembelajaran Terhadap Kepuasan Mahasiswa Pada Program Pendidikan Profesi Guru (Ppg) Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten”." (2022). Syahroni, M. Irfan. "Prosedur penelitian kuantitatif." Jurnal Al-Musthafa STIT Al-Aziziyah Lombok Barat 2.3 (2022): 43-56. Daulay, Nurussakinah, et al. "Peran Layanan Konseling Individu terhadap Motivasi Belajar Siswa di Desa Timbang Lawan." Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK) 4.4 (2022): 48724876. Cahyo, Karno Nur, Martini Martini, and Eri Riana. "Perancangan sistem informasi pengelolaan kuesioner pelatihan pada PT Brainmatics Cipta Informatika." Journal of Information System Research (JOSH) 1.1 (2019): 45-53. Firmansyah, Deri. "Teknik pengambilan sampel umum dalam metodologi penelitian: Literature review." Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH) 1.2 (2022): 85-114. Imron, Hasyim Ali. "Peran Sampling dan Distibusi Data dalam Penelitian Komunikasi Pendekatan Kuantitatif." Jurnal studi komunikasi dan media 21.1 (2017): 111-126. Pranatawijaya, Viktor Handrianus, et al. "Penerapan skala Likert dan skala dikotomi pada kuesioner online." Jurnal Sains Dan Informatika 5.2 (2019): 128-137. Syofian, Suzuki, Timor Setiyaningsih, and Nur Syamsiah. "Otomatisasi metode penelitian skala likert berbasis web." Prosiding Semnastek (2015). Wulandari, Vonny, and Aniek Wahyuati. "Pengaruh fasilitas, pelayanan, dan fasilitas terhadap kepuasan wisatawan." Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen (JIRM) 6.3 (2017). Harfika, Jarliyah, and Nadiya Abdullah. "Pengaruh kualitas pelayanan dan fasilitas terhadap kepuasan pasien pada rumah sakit umum Kabupaten Aceh Barat Daya." BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal 14.01 (2017). Rahmanto, Yuri, and Yusra Fernando. "Rancang bangun sistem informasi manajemen kegiatan Ekstrakurikuler berbasis web (studi kasus: SMK Ma’arif Kalirejo Lampung Tengah)." Jurnal Tekno Kompak 13.2 (2019): 11-15. Al Hakim, Riko, Ika Mustika, and Wiwin Yuliani. "Validitas dan reliabilitas angket motivasi berprestasi." FOKUS: Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan 4.4 (2021): 263268. Novikasari, Ifada. "Uji Validitas Instrumen." Purwokerto: Institut Agama Islam Negeri Purwokerto 56 (2016). Darma, Budi. Statistika Penelitian Menggunakan SPSS (Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Regresi Linier Sederhana, Regresi Linier Berganda, Uji t, Uji F, R2). Guepedia, 2021. Burhanuddin, Izmi, and Ir Baso Riadi Husda. "Analisis Pengembangan Usaha Jasa Salon Kecantikan Di Kota Makassar." YUME: Journal of Management 7.2 (2024): 490-496. Gagarin, Lalu, Akhmad Saufi, and Handry Sudiarta. "Pengaruh Cita Rasa Dan Fasilitas Terhadap Kepuasan Konsumen Membeli Rokok Di Tobacco House Lombok." Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen 2.3 (2023): 223-239. Kustiari, Ninik, Theresia Pradiani, and Mohammad Bukhori. "Pengaruh Kualitas layanan, Kualitas Pelayanan, dan Kepuasan terhadap Keputusan Mahasiswa Kuliah di Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang." Jurnal Ilmiah Riset Aplikasi Manajemen 2.2 (2024). Nizam, Mohammad Fatih, Eva Mufidah, and Vita Fibriyani. "Pengaruh Orientasi Kewirausahaan Inovasi Produk Dan Keunggulan Bersaing Terhadap Pemasaran Umkm." Jurnal Ema 5.2 (2020): 100-109. Maydiana, Luthfia. "Pengaruh kualitas pelayanan dan fasilitas terhadap kepuasan konsumen pada jasa cuci motor mandiri." Jurnal Pendidikan Tata Niaga (JPTN) 7.2 (2019) Hasibuan, Ririn. "Pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen di Cafe Vanilla Panyabungan." Jurnal Misi 4.3 (2021). Fauzia, Dina Eka, Atik Rochaeni, and Siti Munawaroh. "PENGARUH KUALITAS 43 PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DI MAL PELAYANAN PUBLIK (MPP) KOTA CIMAHI." Caraka Prabu: Jurnal Ilmu Pemerintahan 8.1 (2024): 127-152. IrawanLubis, Muhammad Fahri, Nuri Aslami, and Khairina Tambunan. "Pengaruh Fasilitas, Pelayanan Dan Customer Experience Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Cafe Pascho Pematangsiantar." Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (M EA) 7.2 (2023): 872-882. Butarbutar, Marisi, et al. "Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen Pininta Coffee Pematangsiantar." Maker: Jurnal Manajemen 7.2 (2021): 200-207. Alkathiri, Azizah TB, and Yeptadian Sari. "Pengaruh warna terhadap produktivitas Tenaga kerja kantor." PURWARUPA Jurnal Arsitektur 3.3 (2019): 187-192. Widana, I. Wayan, and Ni Putu Lia Muliani. "Uji persyaratan analisis." (2020).