Implementation of the Problem-Based Learning Model Assisted by Quizizz to Foster Islamic Character in Grade XI Engineering Students at MAN Purwakarta
Full text
2025 Indonesian Journal of Educational Research Vol. 1 No. 4 Penerapan Model Problem Based (Ani Mulyani, et., al) | 103-111 Indonesian Journal of Educational Research (IJER) Volume 1, Issue 4, Oktober 2025, P. 112-115 Licenced by CC BY-SA 4.0 e-ISSN: 2986-7002 DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.17618564 Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Quizizz untuk Menumbuhkan Karakter Islami Siswa Kelas XI Teknik di MAN Purwakarta Implementation of the Problem-Based Learning Model Assisted by Quizizz to Foster Islamic Character in Grade XI Engineering Students at MAN Purwakarta Ani Mulyani, Enan Kusnandar, Usep Setiawan STAI DR KH.EZ Muttaqien Purwakarta E-mail: [email protected], [email protected], [email protected] Abstract This research is motivated by the importance of integrating Islamic character education in vocational school learning. The study aims to cultivate Islamic character in grade XI Technical students through the implementation of Problem Based Learning (PBL) assisted by Quizizz. The research uses Classroom Action Research (CAR) method conducted in two cycles with 36 students as subjects. Data were collected through observation, questionnaires, interviews, and documentation. The results showed a significant improvement in students' Islamic character from cycle I (65.2%) to cycle II (87.8%). The study concludes that the PBL model assisted by Quizizz is effective in developing Islamic character in technical students through contextual problem-based learning and value reinforcement through interactive evaluation. Keywords: Problem Based Learning, Quizizz, Islamic Character, Technical Education Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya integrasi pendidikan karakter islami dalam pembelajaran di sekolah kejuruan. Tujuan penelitian adalah untuk menumbuhkan karakter islami siswa kelas XI Teknik melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan Quizizz. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 36 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan karakter islami siswa dari siklus I (65,2%) ke siklus II (87,8%). Simpulan penelitian menunjukkan bahwa model PBL berbantuan Quizizz efektif menumbuhkan karakter islami siswa teknik melalui pembelajaran kontekstual berbasis masalah dan penguatan nilai melalui evaluasi interaktif. Kata Kunci: Problem Based Learning, Quizizz, Karakter Islami, Pendidikan Teknik Article Info Received date: 25 Oktober 2025 Revised date: 27 Oktober 2025 Accepted date: 12 November 2025 PENDAHULUAN Pendidikan di sekolah kejuruan seperti MAN Purwakarta Program Keahlian Teknik menghadapi tantangan ganda dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis tetapi juga berkarakter islami. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan selama bulan Agustus 2025 di kelas XI Teknik, ditemukan fakta bahwa pembelajaran masih terfokus pada pencapaian kompetensi teknis semata, sementara penanaman nilai-nilai karakter islami belum optimal. Gejala-gejala seperti kurangnya tanggung jawab dalam merawat peralatan workshop, rendahnya kejujuran dalam melaporkan hasil praktikum, minimnya kerjasama dalam menyelesaikan proyek kelompok, serta kurang disiplin dalam mengikuti prosedur keselamatan kerja menjadi indikator kuat perlunya inovasi pembelajaran.
2025 Indonesian Journal of Educational Research Vol. 1 No. 4 Penerapan Model Problem Based (Ani Mulyani, et., al) | 103-111 Permasalahan ini semakin kompleks dengan karakteristik siswa teknik yang cenderung lebih tertarik pada hal-hal praktis dan teknologis. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang mampu mengintegrasikan penguatan karakter islami secara kontekstual dalam proses pembelajaran teknik. Model Problem Based Learning (PBL) dipilih karena relevansi nya dengan karakteristik pembelajaran teknik yang berbasis pemecahan masalah nyata. Melalui PBL, siswa diajak untuk menyelesaikan masalah teknik yang autentik sambil menginternalisasi nilai-nilai islami dalam proses pemecahan masalah tersebut. Media Quizizz diintegrasikan dalam penelitian ini untuk memperkuat internalisasi nilai-nilai islami melalui evaluasi yang interaktif dan menyenangkan. Quizizz memungkinkan guru memberikan kuis-kuis reflektif yang tidak hanya mengukur pemahaman konsep teknis tetapi juga menguatkan nilainilai karakter islami yang relevan dengan konteks permasalahan teknik yang sedang dipelajari. Kombinasi antara pendekatan PBL dan media Quizizz ini diharapkan dapat menciptakan pembelajaran yang bermakna dan transformatif bagi siswa teknik. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dari bulan Februari hingga April 2024. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan utama: perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (observing), dan refleksi (reflecting). Subjek penelitian adalah 36 siswa kelas XI Program Keahlian Teknik di MAN Purwakarta yang terdiri dari 32 laki-laki dan 4 perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi sumber dan metode yang meliputi: (1) Lembar observasi partisipan untuk mengamati praktik lima indikator karakter islami selama proses pembelajaran; (2) Angket skala Likert 1-4 untuk mengukur persepsi siswa terhadap perkembangan karakter islami; (3) Pedoman wawancara semi terstruktur untuk menggali informasi mendalam dari siswa dan guru; (4) Dokumentasi foto, video, dan hasil kerja siswa. Instrumen penelitian difokuskan pada lima indikator karakter islami utama: kejujuran (ashshidqu) dalam melaporkan data dan hasil kerja, tanggung jawab (al-mas'uliyyah) terhadap peralatan dan tugas, kerjasama (ta'awun) dalam kelompok belajar, disiplin (an-nazham) dalam mengikuti prosedur, dan amanah dalam menyelesaikan tugas-tugas teknik. Validitas instrumen diuji melalui expert judgment oleh dua orang ahli pendidikan islam dan satu orang ahli pendidikan teknik. Analisis data dilakukan secara kuantitatif deskriptif dengan menghitung persentase pencapaian setiap indikator karakter. Data kualitatif dari wawancara dan observasi dianalisis melalui teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kriteria keberhasilan tindakan ditetapkan apabila minimal 85% siswa telah menunjukkan karakter islami dengan kategori baik atau sangat baik. HASIL DAN PEMBAHASAN Deskripsi Hasil Siklus I Pelaksanaan siklus I selama tiga pertemuan menunjukkan persentase pencapaian karakter islami siswa sebesar 65,2%. Hasil observasi mendetail mengungkap beberapa temuan krusial: pertama, pada indikator kejujuran, 40% siswa masih kurang jujur dalam melaporkan hasil pengukuran teknik dan data praktikum. Kedua, dalam aspek tanggung jawab, 35% siswa menunjukkan tingkat tanggung jawab yang rendah dalam merawat dan menyimpan peralatan workshop. Ketiga, dari segi kerjasama, dinamika kelompok belum optimal dengan adanya dominasi beberapa siswa dalam diskusi dan pembagian tugas. Keempat, terkait kedisiplinan, hanya 60% siswa yang konsisten mengikuti prosedur keselamatan kerja. Kelima, pada indikator amanah, 45% siswa belum menyelesaikan tugas dengan penuh tanggung jawab. Berdasarkan temuan tersebut, dilakukan refleksi mendalam yang mengidentifikasi beberapa akar masalah: (1) masalah teknik yang diberikan belum cukup kontekstual dan menarik; (2) pembagian
2025 Indonesian Journal of Educational Research Vol. 1 No. 4 Penerapan Model Problem Based (Ani Mulyani, et., al) | 103-111 peran dalam kelompok belum jelas; (3) rubrik penilaian karakter belum terkomunikasikan dengan baik; (4) pemanfaatan Quizizz belum optimal untuk penguatan karakter. Deskripsi Hasil Siklus II Implementasi siklus II dengan berbagai perbaikan strategi berhasil meningkatkan persentase karakter islami menjadi 87,8%. Peningkatan signifikan teramati pada semua indikator: pertama, 90% siswa sudah konsisten menunjukkan kejujuran dalam melaporkan data praktikum dan hasil pengukuran. Kedua, 85% siswa telah bertanggung jawab dalam merawat, menggunakan, dan menyimpan peralatan workshop. Ketiga, kerjasama kelompok menunjukkan improvement yang remarkable dengan pembagian tugas yang jelas dan partisipasi aktif semua anggota. Keempat, 95% siswa disiplin dalam menerapkan prosedur keselamatan kerja dan protokol praktikum. Kelima, 88% siswa menyelesaikan tugas dengan penuh amanah dan komitmen terhadap kualitas kerja. Pembahasan Mendalam Hasil Penelitian Hasil penelitian ini membuktikan efektivitas integrasi model PBL dengan media Quizizz dalam menumbuhkan karakter islami siswa teknik. Keberhasilan ini dapat dijelaskan melalui beberapa mekanisme psiko-pedagogis yang saling melengkapi. Pertama, masalah kontekstual dalam PBL seperti perancangan sistem instalasi listrik yang aman dan efisien, atau perhitungan kekuatan material struktur, mengharuskan siswa menerapkan nilai kejujuran dan tanggung jawab secara langsung dan bermakna. Konteks nyata ini membuat nilai-nilai islami tidak lagi abstrak tetapi menjadi bagian integral dari kompetensi profesional yang sedang dikembangkan. Kedua, proses diskusi dan kolaborasi dalam kelompok PBL menciptakan ruang yang ideal untuk melatih nilai kerjasama (ta'awun) dan saling menghargai pendapat. Dinamika kelompok yang terstruktur dengan pembagian peran yang jelas memastikan bahwa setiap siswa dapat berkontribusi secara optimal sambil mengembangkan kemampuan sosial-islami. Ketiga, integrasi Quizizz berhasil menciptakan engagement yang tinggi melalui fitur gamifikasi, sekaligus berfungsi sebagai scaffolding untuk memperkuat internalisasi nilai-nilai islami. Kuis-kuis reflektif yang disisipkan dalam pembelajaran berhasil menguatkan pemahaman konseptual tentang nilai-nilai islami yang relevan dengan praktik teknik. Temuan ini konsisten dengan teori belajar sosial Bandura yang menekankan pentingnya modeling dan penguatan positif dalam pembentukan karakter. Dalam konteks ini, guru berperan sebagai model melalui penyajian masalah yang autentik, sementara Quizizz berfungsi sebagai media penguatan yang menyenangkan. Kesesuaian antara nilai-nilai fikih muamalah dengan etika profesi teknik juga memberikan landasan filosofis yang kuat bagi integrasi ini. Prinsip-prinsip seperti kejujuran dalam transaksi, tanggung jawab terhadap amanah, dan kerjasama dalam kebaikan menemukan bentuk konkritnya dalam praktik teknik yang berintegritas. Keberhasilan implementasi model ini juga tidak terlepas dari pendekatan bertahap melalui dua siklus yang memungkinkan proses refinemen berkelanjutan. Refleksi mendalam pada akhir siklus I menjadi katalis untuk perbaikan strategi yang lebih efektif pada siklus II. SIMPULAN Berdasarkan seluruh proses penelitian yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan Quizizz terbukti efektif dalam menumbuhkan karakter islami siswa kelas XI Teknik di MAN Purwakarta. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan yang signifikan pada semua indikator karakter islami dari siklus I ke siklus II, dimana persentase keberhasilan meningkat dari 65,2% menjadi 87,8%. Peningkatan ini terlihat jelas dalam perubahan perilaku siswa yang semakin menunjukkan nilai-nilai kejujuran dalam melaporkan data, tanggung jawab terhadap peralatan, kerjasama dalam tim, kedisiplinan dalam prosedur, dan amanah
2025 Indonesian Journal of Educational Research Vol. 1 No. 4 Penerapan Model Problem Based (Ani Mulyani, et., al) | 103-111 dalam menyelesaikan tugas. Keberhasilan model ini tidak terlepas dari kemampuan PBL dalam menyajikan masalah teknik yang kontekstual dan relevan, sekaligus peran Quizizz dalam memperkuat internalisasi nilai-nilai islami melalui evaluasi yang interaktif dan menyenangkan. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan integratif antara pengembangan kompetensi teknis dan pembentukan karakter islami bukan hanya mungkin untuk diwujudkan, tetapi juga dapat saling memperkuat dalam menciptakan lulusan yang profesional dan berakhlak mulia. REFERENSI Arends, R. I. (2012). Learning to Teach. McGraw-Hill. Majid, A. (2017). Pendidikan Karakter Perspektif Islam. Remaja Rosdakarya. Nugroho, A. (2021). Quizizz: Game-Based Learning untuk Pembelajaran Abad 21. Penerbit Andi. Kemmis, S., & McTaggart, R. (1988). The Action Research Planner. Deakin University Press. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Zubaidah, S. (2019). Keterampilan Abad Ke-21: Keterampilan yang Diajarkan melalui Pembelajaran. Seminar Nasional Pendidikan.