Aplikasi Fissure Sealant untuk Mencegah Terjadinya Karies Dini Pada Anak Sekolah Dasar Negeri 05 Palembang
Full text
2025 Nanggroe : Jurnal Pengabdian Cendikia Vol. 4 No. 9 Aplikasi Fissure Sealant untuk (Mujiyati, dkk.) | 69-72 Nanggroe : Jurnal Pengabdian Cendikia Volume 4, Nomor 9, Desember 2025, Halaman 69-72 Licenced by CC BY-SA 4.0 e-ISSN: 2986-7002 DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.17925501 Aplikasi Fissure Sealant untuk Mencegah Terjadinya Karies Dini Pada Anak Sekolah Dasar Negeri 05 Palembang Mujiyati 1, Sri Wahyuni 2, Masayu Nurhayati 3 1,2,3Poltekkes Kemenkes Palembang Jurusan Kesehatan gigi Email: [email protected] Abstrak Pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut harus mendapatkan perhatian khusus baik dari guru di sekolah maupun orang tua di rumah. Sebagian besar anak ditingkat sekolah dasar masih ketergantungan pemeliharaan kesehatan giginya kepada orang tua terutama kepada ibunya. Untuk perhatian di sekolah sebaiknya di setiap sekolah mempunyai UKGS yang bisa membantu mengontrol kesehatan gigi siswa. Salah satu indikator kualitas hidup manusia adalah kesehatan.Tujuan Dari Pengabdian Masyarakat Untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut sesorang yaitu salah satunya dengan mencegah terjadinya karies yakni memberikan penyuluhan mengenai manfaat lapisan bahan fissure sealant pada permukaan gigi yang mempunyai ceruk yang dalam, Pencegahan dengan menggunakan fissure sealant yang tepat untuk gigi graham barutumbuh pertama sekali pada usia 5-6 tahun. Untuk anak usia 5-6 tahun ini, siswa belum faham bagaimana cara menjagakebersihan gigi dan mulutnya salah satunya dengan menyikat gigi yang baik dan benar, oleh sebab itu, aplikasi fissure sealant dapat mencegah terjadinya karies lebih dini sangat perlu disampaikan kepada anak-anak terutama pada guru-guru di sekolah dasar tersebut.Hasil yang diharapkan setelah dilakukan pengabmas ini, dapat meningkatkan pengetahuan anak mengenai cara menghindari karies lebih dini dengan menggunakan aplikasi fissure sealant kata kunci: Penerapan , Aplikasi sealant, Karies Abstract The maintenance of oral and dental health must receive special attention from both teachers at school and parents at home. Most elementary school–aged children are still dependent on their parents, especially their mothers, for the maintenance of their dental health. At school, it is advisable for every school to have a School Dental Health Program (UKGS) that can help monitor students’ dental health. One indicator of human quality of life is health.The purpose of this community service activity is to improve a person’s oral and dental health, one of which is by preventing the occurrence of dental caries through providing education about the benefits of applying fissure sealant materials to tooth surfaces that have deep pits and fissures. Prevention using fissure sealants is especially appropriate for the first permanent molars that erupt at the age of 5–6 years. At this age, children do not yet understand how to properly maintain oral and dental hygiene, including correct toothbrushing techniques. Therefore, information about the application of fissure sealants to prevent early caries is very important to be conveyed to children, especially to teachers in elementary schools. The expected outcome after this community service activity is an increase in children’s knowledge about how to prevent early dental caries through the application of fissure sealants. Keywords: Implementation, Sealant Application, Caries Article Info Received date: 10 November 2025 Revised date: 15 November 2025 Accepted date: 10 Desember 2025 PENDAHULUAN Imunisasi gigi adalah program kesehatan gigi dan mulut yang inovatif terdiri dari tiga paga pencegahan (simualasi resiko karies dini, terapi remineralisasi, dan perlindungan permukaan) yang bertujuan untuk membentengi seseorang dari karies gigi. Sumber utama yang menggerakkan program ini adalah pemberdayaan, setiap orang memiliki peran yang penting. Pagar pertama adalah penilaian resiko menggunakan Irene Donut’s dalam kaitannya dengan manajemen perilaku. Pagar kedua adalah terapi remineralisasi yang diterapkan dirumah, jika pagar pertama gagal yang ditandai dengan adanya remineralisasi ,maka pagar ketiga dapat digunakan untuk melindungi gigi molar pertama yang baru tumbuh. Dalam memahami tantangan ini, dari pada menunggu gigi menjadi rusak
2025 Nanggroe : Jurnal Pengabdian Cendikia Vol. 4 No. 9 Aplikasi Fissure Sealant untuk (Mujiyati, dkk.) | 69-72 dan kemudian penangannya dilakukan secara kuratif maka, lebih baik melakukan langkah-langkah pencegahan. Penyakit yang saat ini memiliki Prevalensi kejadian karies secara global terus meningkat. Berdasarkan data Global Burden Disease (2021), prevalensi karies secara global mencapai 2,24 juta dengan tingkat insidensi 2,37 juta pada tahun 2021. Selain itu, prevalensi karies di Indonesia mencapai 82,8% (Kementerian Kesehatan, 2023). Hal ini masih sangat jauh untuk mancapai program Indonesia Bebas Karies Tahun 2030. Anak yang mengalami karies gigi yang tidak di rawat, dapat menyebabkan rendahnya masa indeks tubuh anak, anemia, kurang tidur dan berujung pada menururnya kualitas hidup anak tersebut. Mempertimbangkan keadaan diatas, sebagai insitusi Pendidikan Kesehatan Gigi kami mempunyai kewajiban dalam melaksanakan program pencegahan karies dini melalui penyuluhan aplikasi fissure sealant untuk mencegah terjadinya karies, maka dengan ini kami melaksanakan pengabdian kepada Masyarakat berkerjama dengan Sekolah Dasar Negeri 05 Palembang Pit serta fissure sealant ialah suatu Teknik perbaikan lubang pada gigi yang secara bentuk memiliki ceruk yang dalam dapat lebih mudah terkena penyakit gigi berlubang,pit serta fissure di bentukdan di isi menggunakan bahan penguat gigi agar gigi bisa menjadi lebih tahan terhadap serangan gigi berlubang. Karena ditemui pada gigi geraham yang mempunyai fungsi yang sangat dilibatkan untuk sebagai pengunyahan. ( Zulfi.A.B dkk, 2018) Atas survei dan penjaringan yang dilakukan di Sedolah Dasar Negeri 05 Palembang pada anak klas 2, terdapat banyak yang mempunyai ceruk dalam, dalam hal ini jika anak tidak menjaga kebersihan gigi dan mulut makan ceruk dalam ini rentan untuk mejadi karies. Salah satu cara mencegah terjadinya karies yaitu dengan menutup pit dan fissure yang dalam ini dengan menggunakan bahan fissure sealant, tapi terlebih dahulu anak harus faham terlebih dahulu guna dari aplikasu fissure sealant. Bahan adhesive ini mengalir dengan baik di fit dan fissure.Waktu terbaik Adalah sesegera mungkin setelah gigi molar baru tumbuh atau erupsi, yaitu saat anak-anak berusia kurang lebih 6 tahun. Setelah ini prosedur ini perlu dilakukan pada saat gigi molar kedua baru erupsi yaitu saat anak-anak berusia kurang lebih 12 tahun. Permukaan gigi belakang yang dipakai untuk mengunyah tidak rata datar, melainkan ceruk-ceruk yang sempit dan dalam (pit dan fissure). Kedalaman dan bentuk pit dan fissure dipermukaan gigi gerahamnnya leboh dalam dan sempit dibandingkan ynag lain. Didalam pit dan fissure ini lah sisa-sisa makan terjebak dan sangat sulit dibersihkan oleh sikat gigi, bahkan memiliki bulu sikat paling halus sekalipun. Kondisi ini sangat kondusif nagi pertumbuhan dan perkembangan bakteri yang lama kelamaan pada bagian ini dapat menjadi karies gigi. Hal ini terutama dapat terjadi pada anak-anak khususnya pada anak Sekolah Dasar Negeri 05 Palembang yang gigi tetapnya baru tumbuh Memberikan sosialisasi program imunisasi gigi kepada anak-anak dan orang tua tentang pentingnya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut agar gigi terhindar dari karies, Memotivasi anak agar mau melakukan pembiasaan hidup sehat khususnya dalam memperlakukan giginya agar terbebas dari karies, maka status gizi dan pertumbuhan otak anak akan baik dan masa depannya cemerlang. Dengan melakukan penyuluhan mengenai aplikasi fissure sealant, anak akan lebih waspada lebih awal dalam menjaga kebersihan giginya. Dengan melakukan aplikasi fissure sealant, berarti mensukseskan program inovatif yang menghasilkan generasi Indonesia bebas karies 2030 METODE PELAKSANAAN Memberikan penyuluhan mengenai manfaat aplikasi fissure sealant sangat besar manfaatnya bagi anak-anak sekolah dasar. Aplikasi Penyuluhan fisure sealant untuk mencegah terjadi karies lebih dini. Aplikasi diberikan pada permukaan ceruk dalam di gigi molar. Dengan melakukan penyuluhan terlebih dahulu, anak-anak lebih memahami bahwa gigi geraham yang baru tumbuh
2025 Nanggroe : Jurnal Pengabdian Cendikia Vol. 4 No. 9 Aplikasi Fissure Sealant untuk (Mujiyati, dkk.) | 69-72 tersebut bukanlah gigi susu walau tumbuh di usia dini yakni usia 5-6 tahun. Dengan penyuluhan ini, diharapkan guru-guru menghimbau anak-anak nya agar lebih menjaga kebersihan gigi nya terutama menyikat gigi yang baik dan benar agar gigi graham yang baru tumbuh ini tidak terjadi karies. Dan yang paling penting bagi pemahaman anak-anak dan guru gurudi sekolah dasar negeri 05 Palembang, bahwa gigi ini ada yang pertama kali tumbuh dan jika rusak parah maka gigi ini tidak lagi berganti. Kegiatan akan dilakukan pada bulan September 2025 di Sekolah Dasar Negeri 05 Palembang Jalan Darmapala Taman Siguntang Bukit Besar Palembang HASIL DAN PEMBAHASAN Sebelum kegiatan pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan, pengabdi dan tim melaksakan pendekatan terlebih dahulu ke Kepala Sekolah SD Negeri 05 Palembang untuk mengutarakan maksud dan tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat. Kepala Sekolah SD Negeri 05 Palembang yakni ibu Efriyani Chaniago, S.Pd. Berdasarkan hasil suvey yang dilakukan pada29 anak di SD NEGERI 05 Palembang di peroleh data sebagai berikut : Tabel 1: Persentase jenis kelamin anak di kelas 2 SD Negeri 05 Palembang Jenis Kelamin N % Perempuan 15 51,7 Laki Laki 14 48,3 jJumlah 29 100 Sebelum dilakukan sikat bersama, pengabdi terlebih dahulu memperagakan cara menyikat gigi yang baik dan benar. Dengan menggunakan media phantom sebagai alat bantu. Kegiatan ini bertujuan agar anak dapat mengikuti langkah langkah menyikat gigi, dan dipandu langsung oleh pengabdi diharapkan anak-anak mampu mengikuti dan memperagakan cara menyikat gigi yang baik dan benar. Gambar 1. Pelaksanaan PKM Setelah sesi sikat gigi selesai, anak-anak kembali masuk kedalam ruang kelas untuk dilakukan pemeriksaan ceruk dalam, dan diperokeh hasil sebagai berikut : Tabel 2. Hasil pemeriksaan ceruk dalam Jenis Kelamin N Jumlah Ceruk Dalam Perempuan 15 28 gigi
2025 Nanggroe : Jurnal Pengabdian Cendikia Vol. 4 No. 9 Aplikasi Fissure Sealant untuk (Mujiyati, dkk.) | 69-72 Laki-laki 14 10 gigi Jumlah 29 38 gigi Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian besar anak, mempunyai ceruk dalam. Hal ini dapat mengakibatkan terjadinya karies dini jika ceruk dalam ini tidak dilakukan aplikasi fissure sealant. Begitu manfaat fissure sealant sangat besar sehingga, ceruk dalam dapat tertutupi bahan sealant dan makanan tidak mudah menyangkut dipermukaan gigi SIMPULAN Hasil pemeriksaan siswa kelas 2 dilakukan pada 29 siswa. Hasil pemeriksaan terhadap 29 siswa, 15 siswi Perempuan terdapat dengan 28 elemen gigi ceruk dalam dan 14 siswa laki-laki terdapat 10 elemen gigi ceruk dalam. REFERENSI Tarigan,R. (2013).Karies Gigi edisi 2. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. https://kemkes.go.id/app_asset/file_content_download/1737348723678dd6738d8127.208486 48.pdf https://dinkes.jogjaprov.go.id/berita/detail/pahlawan-super-gigi-sigiku-gagasan-tokoh-super-h ero-dalammembangun-literasi-kesehatan-gigi-anak-prasekolah